Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 13 Jan 2024 08:22 WIB

20 Warga Cikontrang Desa Citamiang Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Purabaya


					20 Warga Cikontrang Desa Citamiang Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Purabaya Perbesar

JENTERANEWS.com – Pergerakan tanah melanda Kampung Cikontrang Desa Citamiang , Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi setelah hujan mengguyur wilayah ini hampir setiap hari. Retakan ini berpotensi tanah longsor dan berdampak pada 6 rumah warga.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya Yanto Prayitno bersama Pemerintah desa setempat juga Babinsa dan Bhabinmas langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi keluarga di 6 rumah. Sementara warga 20 jiwa mengungsi di rumah kerabat saudaranya masing-masing.20 Warga Cikontrang Desa Citamiang Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Purabaya

Baca Juga:   Longsor Di Kabandungan dan Parakansalak, Dua Rumah Dan Mushola Hingga Jalan Terdampak

P2BK Purabaya, Yanto Prayitno, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis 11 Januari 2024 sekira pukul 10. 30 Wib. saat hujan deras.

Retakan tanah itu, panjangnya 60 meter dengan lebar retakan 5 Centimeter sampai 3 meter dengan kedalaman retakan 30 Centimeter.

“Karena hujan turun hampir tiap hari kami kwatir retakan tanah semakin melebar. Jadi kami ungsikan penghuni 6 rumah ke rumah saudaranya masing-masing,” ungkap Yanto

Baca Juga:   Diguncang Gempa Tembok Rumah Warga Roboh di Ciambar Sukabumi

Adapun data korban dari 6 rumah tersebut yaitu
1. Rumah Bapak Uci, dihuni bersama istrinya Nenah.
2. Rumah Bapak Ajo, dihuni bersama istrinya Renti, dan dua anaknya, Tomi dan Rizzki.
3. Rumah Bapak Dedi Ruswandi, dihuni bersama istrinya Dedeh, dan tiga anaknya yaitu , Sela, Sheina, dan Syafik.
4. Rumah Bapak Dedi Suhendi, dihuni bersama istrinya, Mesi.
5. Rumah Bapak Baehaki, dihuni bersama istrinya, Rohaeni, dan anaknya M. Sultan.
6. Rumah Bapak Rukmana, dihuni bersama istrinya Samsiah, juga dua anaknya Dewi, dan Dika.Purabaya

Baca Juga:   Mayat Ditemukan Mengambang di Sungai Cibuni, Polisi Pastikan, Warga Cianjur

Yanto juga minta ke Pihak BPBD untuk di terusken ke BVMBG guna penelitian status tanah mengingat wilayah ini termasuk rawan bencana longsor karena berada pada daerah perbukitan.

Untuk itu, pemerintah desa meminta warga untuk selalu waspada dan segera mengungsi bila terlihat ada potensi tebing longsor.(*)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tanah Longsor Timpa Dapur Warga Hingga Jebol di Cireunghas Sukabumi

27 Februari 2024 - 09:05 WIB

Kebakaran di Pabuaran Sukabumi, Dua Rumah Panggung Rata dengan Tanah

26 Februari 2024 - 23:45 WIB

Kebakaran di Pabuaran Sukabumi, Dua Rumah Panggung Rata dengan Tanah

Jembatan Di Desa Cibitung Ambruk, Kades Harap Bantuan Pemkab Segera Turun

26 Februari 2024 - 13:20 WIB

Jembatan Di Desa Cibitung Ambruk, Kades Harap Bantuan Pemkab Segera Turun

Dinding Dapur Rumah Muad di Tegalbuled Sukabumi Ambruk Diguncang 5,7 Magnitudo

26 Februari 2024 - 08:46 WIB

Dinding Dapur Rumah Muad di Tegalbuled Sukabumi Ambruk Diguncang 5,7 Magnitudo

Heboh Mayat Pria Tergeletak di Pesisir Pantai Cibuaya Ciracap Sukabumi

25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Sungai Cibening Meluap, Pemukiman Warga di Purabaya Sukabumi Terendam Banjir

22 Februari 2024 - 08:34 WIB

Sungai Cibening Meluap, Pemukiman Warga di Purabaya Sukabumi Terendam Banjir
Trending di Peristiwa