Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Apr 2026 17:03 WIB

Semangat Gotong Royong Warga Cimenteng: Selamatkan Balai Desa dari Ancaman Ambruk


					Sejumlah warga Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Sukabumi, secara sukarela bahu-membahu memindahkan kayu-kayu bekas kerangka atap Kantor Desa Cimenteng yang sudah lapuk dan dibongkar. Langkah renovasi darurat ini, yang telah direncanakan dalam RPJMDes, diambil untuk mencegah ambruknya bangunan dan menjaga keselamatan serta kenyamanan fasilitas pelayanan masyarakat, dengan didukung semangat gotong royong yang tinggi meskipun anggaran material Rp 25 juta belum mencukupi sepenuhnya. Perbesar

Sejumlah warga Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Sukabumi, secara sukarela bahu-membahu memindahkan kayu-kayu bekas kerangka atap Kantor Desa Cimenteng yang sudah lapuk dan dibongkar. Langkah renovasi darurat ini, yang telah direncanakan dalam RPJMDes, diambil untuk mencegah ambruknya bangunan dan menjaga keselamatan serta kenyamanan fasilitas pelayanan masyarakat, dengan didukung semangat gotong royong yang tinggi meskipun anggaran material Rp 25 juta belum mencukupi sepenuhnya.

JENTERANEWS.com  – Keselamatan dan kenyamanan pelayanan publik menjadi prioritas utama di Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi. Menyadari kondisi Balai Desa yang sudah sangat memprihatinkan dan nyaris roboh, warga beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) mengambil langkah cepat dan taktis. Melalui semangat gotong royong, warga secara sukarela bahu-membahu membongkar bagian atap bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

Langkah darurat ini terpaksa segera dieksekusi mengingat kondisi atap yang mengalami kebocoran parah, sehingga mengancam keselamatan aparatur desa yang sedang bertugas, masyarakat yang datang, serta berisiko merusak aset-aset penting di dalam kantor.

Kepala Desa Cimenteng menegaskan bahwa program renovasi ini sejatinya bukanlah kegiatan yang muncul tiba-tiba. Rencana perbaikan fasilitas vital ini sudah direncanakan dan tertuang secara resmi di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Kondisi bangunannya memang sudah sangat darurat dan membahayakan. Jika tidak segera diambil tindakan, risikonya adalah bangunan ambruk,” ungkap Kepala Desa.

Menanggapi anggapan bahwa perbaikan ini dilakukan tanpa usulan, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cimenteng, Suherlan, dengan tegas menepisnya. Ia menyatakan bahwa rencana renovasi tersebut justru sudah sangat sering dibahas dalam forum musyawarah desa.

“Rencana perbaikan ini sudah sangat sering dibahas. Bagaimana tidak dibahas, tempat kita musyawarahnya saja di gedung yang sama ini. Kita semua warga dan aparat desa merasakan langsung betapa mengkhawatirkannya kondisi atap balai desa saat rapat,” tegas Suherlan.

Lebih lanjut, Suherlan membeberkan dinamika perencanaan anggarannya. Pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2025 untuk penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2026, usulan renovasi ini sebenarnya sudah disepakati dengan besaran anggaran mencapai Rp 35 juta.

“Namun, karena kita harus menyesuaikan dengan aturan dan regulasi pengalokasian Dana Desa dari pusat, pagu anggaran yang akhirnya bisa dialokasikan jadinya sebesar Rp 25 juta,” jelasnya.

Secara hitungan teknis, anggaran Rp 25 juta tersebut sebenarnya masih sangat kurang, bahkan sekadar untuk menutupi pembelanjaan keseluruhan material bahan bangunan atap baja ringan. Namun, di tengah keterbatasan dana dan mendesaknya kondisi bangunan, keputusan untuk segera mengeksekusi perbaikan akhirnya diambil.

Hal ini bisa terwujud murni berkat dukungan dan keikhlasan luar biasa dari masyarakat Desa Cimenteng.

“Walaupun anggarannya menyusut, eksekusi berani kita lakukan karena antusiasme warga. Dengan dorongan warga yang ikhlas mengorbankan tenaga bergotong royong tanpa pamrih, mudah-mudahan renovasi ini hasilnya bisa maksimal,” tambah Suherlan penuh optimisme.

Kepala Desa pun mengamini hal tersebut. “Anggaran yang ada difokuskan seefisien mungkin untuk material vital agar atap tidak bocor lagi. Keterlibatan warga menyumbangkan tenaga untuk menutupi kekurangan anggaran material menjadi bukti nyata tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas umum. Walaupun hasil akhirnya nanti mungkin belum sempurna 100% secara estetika, namun yang paling penting keselamatan nyawa serta keamanan aset desa terjaga,” tutupnya.

Dengan diperbaikinya Balai Desa Cimenteng berkat keringat dan gotong royong warganya, diharapkan roda pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, nyaman, dan aman di masa mendatang.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 187 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca