Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Mei 2026 11:24 WIB

Banjir Bandang Terjang Objek Wisata Curug Cikaso Sukabumi, Seluruh Wisatawan Berhasil Dievakuasi Selamat


					Tangkapan layar dari video amatir memperlihatkan salah satu wisatawan yang berupaya bertahan saat terseret arus deras banjir bandang di kawasan objek wisata Curug Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) sore. Berkat kesigapan petugas dan warga, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. (Foto: Istimewa/Warga) Perbesar

Tangkapan layar dari video amatir memperlihatkan salah satu wisatawan yang berupaya bertahan saat terseret arus deras banjir bandang di kawasan objek wisata Curug Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) sore. Berkat kesigapan petugas dan warga, seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat. (Foto: Istimewa/Warga)

JENTERANEWS.com  – Bencana banjir bandang menerjang kawasan objek wisata Curug Cikaso, Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (22/5/2026) sore. Insiden mendadak ini sempat menyeret sejumlah wisatawan yang tengah berada di bantaran sungai, namun berkat kesigapan petugas dan warga sekitar, seluruh pengunjung berhasil dievakuasi dengan selamat.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda awal. Petugas pintu masuk Curug Cikaso, Gojal, menuturkan bahwa sebelum kejadian, debit air sungai terpantau normal dan masih dinyatakan aman bagi para pengunjung.

“Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Padahal, dari pukul 15.00 WIB ke bawah, kondisi air masih terpantau normal,” ungkap Gojal saat dikonfirmasi pada Sabtu (23/5/2026).

Saat insiden terjadi, kawasan wisata Curug Cikaso tidak terlalu padat pengunjung. Di lokasi tersebut dilaporkan terdapat empat pelajar putri dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Jampangkulon, rombongan pesepeda, dua orang wisatawan mancanegara, serta beberapa pengunjung lain yang sedang beristirahat.

Petaka bermula ketika keempat pelajar SMK tersebut hendak berswafoto di sekitar area curug. Tiba-tiba, debit air membesar disertai arus deras dari hulu sungai yang langsung menerjang dan menyeret dua dari empat pelajar tersebut. Beruntung, dua pelajar lainnya telah berhasil diamankan lebih dulu oleh petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) sebelum volume air semakin membesar.

“Saya sebelumnya memang sudah mengingatkan petugas Balawista agar selalu waspada dan mengimbau pengunjung supaya berhati-hati,” tambah Gojal.

Suasana di lokasi kejadian sempat dilaporkan mencekam. Kepanikan pengunjung dipicu oleh suara gemuruh air yang datang dari arah hulu, dengan membawa material berupa kayu dan ranting pepohonan.

Melihat adanya korban yang terseret arus, operasi penyelamatan darurat segera dilakukan secara bahu-membahu. Petugas Balawista, warga setempat, para pesepeda, hingga pengemudi perahu wisata bersinergi mengevakuasi korban dari amukan arus sungai.

“Hari itu pengunjung tidak terlalu ramai. Selain empat pelajar itu, ada juga dua turis asing, tetapi mereka sudah berada di lokasi yang aman. Alhamdulillah semua selamat, tidak ada korban jiwa berkat bantuan para pesepeda dan kesigapan tim Balawista,” jelas Gojal.

Insiden di Curug Cikaso ini menjadi peringatan penting bagi para wisatawan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat berlibur di kawasan alam terbuka. Fenomena banjir bandang kerap terjadi secara mendadak dan tak terduga, dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai, kendati cuaca di hilir atau di lokasi wisata tampak cerah. Pihak pengelola mengimbau seluruh pengunjung untuk mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.(*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]

Kementerian Desa PDTT Tekankan Pentingnya Pemetaan Potensi dalam Pembentukan Peluang Usaha BUM Desa

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

Perkuat Kepatuhan Perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Gandeng Kejari Teken MoU Bantuan Hukum

21 Mei 2026 - 11:24 WIB

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sukabumi, Alpian (ketiga dari kiri), bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Siti Holijah Harahap (ketiga dari kanan), berfoto bersama sambil memegang cenderamata usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Bantuan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) di Sukabumi, Rabu (20/5).

Kemendes PDTT Tetapkan 15 Juni 2026 Sebagai Batas Akhir Penyampaian Dokumen Dana Desa Tahap I

21 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Sukabumi