JENTERANEWS.com — Kecelakaan lalu lintas kembali mewarnai Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di wilayah Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebuah minibus Toyota Avanza bernomor polisi F 1262 VB dilaporkan menghantam keras sisi samping sebuah mobil boks pengangkut makanan bernomor polisi F 8364 TE.
Insiden nahas ini mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan mobil Avanza putih tersebut. Pengemudi Avanza dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan keras, meski hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum dapat diketahui secara pasti.
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kecelakaan ini bermula saat mobil boks yang dikemudikan oleh Hermawan (33) tengah bermanuver untuk putar arah. Saat itu, Hermawan dan satu orang rekannya sedang dalam perjalanan dinas mengantarkan produk makanan berupa sosis.
“Saya bermaksud putar balik dari arah terminal jalur. Setelah posisi mobil berputar, tiba-tiba mobil putih ini datang dari arah Cibolang menuju Sukabumi dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam bagian samping mobil boks,” ungkap Hermawan saat ditemui di lokasi kejadian.
Hermawan menuturkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat. Jarak yang sudah terlalu dekat membuatnya tidak memiliki waktu untuk memberikan peringatan kepada pengemudi Avanza. “Tidak sempat menyembunyikan klakson, jadi dia (pengemudi Avanza) langsung menabrak,” tambahnya.
Akibat insiden ini, mobil boks mengalami kerusakan di bagian bodi samping. Hermawan memastikan bahwa ia dan rekannya dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka sedikit pun.
“Kecelakaan ini hanya melibatkan dua kendaraan. Dari pihak saya tidak ada yang terluka, kemungkinan luka dialami oleh pengemudi Avanza,” jelas Hermawan.
Beruntung, kondisi arus lalu lintas di sekitar Jalur Lingkar Selatan saat kejadian tidak terlalu padat. Meski laju kendaraan di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat proses evakuasi dan kerumunan warga, kecelakaan ini tidak sampai memicu kemacetan panjang. Kasus kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu mengendalikan kecepatan, terutama di area putaran balik (U-turn).(*)
Laporan: Awang
Editor: Hamjah















