JENTERANEWS.com – Bencana ganda melanda Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Senin malam (28/7/2025). Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan Sungai Dengang meluap, mengakibatkan banjir yang merendam permukiman warga. Di saat yang bersamaan, tanah longsor juga terjadi dan menutup akses jalan utama.
Berdasarkan keterangan resmi yang tertuang dalam Berita Acara Kejadian Nomor 147.1/218/VII/2005 yang dirilis Pemerintah Desa Bangbayang, banjir mulai menerjang kawasan permukiman di Jalan Buniwangi, RT 01/RW 01, dan berlangsung selama satu malam penuh.

Suasana pasca-banjir dan longsor yang melanda Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi, Selasa (29/7/2025). Kejadian ini tidak hanya merendam puluhan rumah tetapi juga memutus akses jalan utama desa.
Genangan air merendam setidaknya enam rumah warga, memaksa para penghuninya untuk mengamankan diri dan harta benda mereka. Rumah-rumah yang terdampak langsung adalah kediaman milik Nensih, Yusep, Hasanudin, Ruswati, Sumirah, dan H. Oneng.
“Air datang cukup cepat seiring meluapnya Sungai Dengang. Warga di RT 01/01 yang paling merasakan dampaknya karena pemukiman mereka berada dekat dengan aliran sungai,” ungkap salah seorang perangkat desa.
Secara terpisah, bencana longsor juga dilaporkan terjadi di wilayah RT 005/RW 01. Material tanah menimbun ruas jalan kabupaten sepanjang 50 meter. Insiden ini menyebabkan akses transportasi dari dan menuju desa menjadi terhambat secara signifikan, mengisolasi sebagian warga dan mengganggu aktivitas ekonomi.
Kepala Desa Bangbayang, Dadang Mulyana, dalam pernyataan resminya pada Selasa (29/7/2025), telah mengonfirmasi kedua kejadian tersebut.
“Kami telah melakukan pendataan awal dan melaporkan kejadian ini ke tingkat kabupaten. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan pemulihan akses jalan yang tertimbun longsor agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal,” ujar Dadang Mulyana.
Pihak pemerintah desa menegaskan bahwa berita acara ini dibuat dengan sesungguhnya sebagai laporan resmi untuk ditindaklanjuti oleh instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi. Saat ini, warga yang terdampak banjir telah mulai membersihkan sisa lumpur dari rumah mereka, sembari berharap adanya bantuan dan penanganan cepat dari pemerintah untuk membuka kembali ruas jalan yang terputus.(*)
Kor : Aep
Redaktur: Hamjah















