Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 14 Okt 2025 16:38 WIB

Banjir Lumpur Rendam SMPN 2 Warungkiara, Aktivitas Belajar Mengajar Lumpuh Total


					Lumpur tebal sisa banjir bandang mengendap di salah satu ruang kelas SMPN 2 Warungkiara, Sukabumi, Selasa (14/10/2025). Perbesar

Lumpur tebal sisa banjir bandang mengendap di salah satu ruang kelas SMPN 2 Warungkiara, Sukabumi, Selasa (14/10/2025).

JENTERANEWS.com – Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Warungkiara, yang berlokasi di Desa Hegarmanah, Kabupaten Sukabumi, terpaksa dihentikan total. Keputusan ini diambil setelah banjir dan lumpur menerjang kompleks sekolah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin (13/10/2025) sore.

Banjir bandang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Akibatnya, saluran drainase di sekitar sekolah tidak mampu menampung debit air yang melimpah, menyebabkan air meluap dan menggenangi halaman hingga merendam sejumlah ruang kelas.

Salah seorang guru, Yayan Bastiar, menuturkan bahwa air bah datang dengan cepat dan membawa material lumpur pekat yang mengotori seluruh fasilitas sekolah.

“Air datang begitu deras dan seketika membawa lumpur tebal yang menutupi lantai. Meja, kursi, dan seluruh perlengkapan belajar siswa basah serta tertutup lumpur,” ungkapnya saat ditemui di lokasi, Selasa (14/10/2025).

Pascabanjir, pemandangan memprihatinkan terlihat di dalam ruang-ruang kelas. Lumpur tebal mengendap di lantai, sementara dinding kelas meninggalkan bekas garis air yang menandakan ketinggian genangan. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar tidak mungkin untuk dilaksanakan.

Menurut Yayan, setelah air berangsur surut, segenap warga sekolah—terdiri dari para guru, siswa, dan dibantu masyarakat sekitar—langsung bergotong royong melakukan aksi bersih-bersih. Mereka berjibaku mengeluarkan lumpur dari dalam kelas dengan peralatan seadanya agar kegiatan sekolah dapat segera kembali normal.

Namun, upaya pembersihan menghadapi kendala serius akibat minimnya peralatan dan kondisi saluran air yang masih tersumbat sisa material banjir.

“Kami sangat membutuhkan bantuan untuk perbaikan drainase atau normalisasi saluran air di sekitar sekolah agar bencana serupa tidak terus terulang,” tambah Yayan.

Ia menegaskan bahwa banjir kali ini merupakan kejadian kedua dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2024 lalu, sekolah ini juga pernah dilanda banjir dengan kondisi yang bahkan lebih parah. Kejadian berulang ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi pihak sekolah.

“Harapan terbesar kami adalah pemerintah daerah dapat segera turun tangan, baik untuk membantu normalisasi saluran air maupun menyalurkan bantuan yang kami butuhkan. Ada kekhawatiran besar jika hujan deras kembali turun, bencana ini bisa terjadi lagi,” tandasnya.

Pihak sekolah berharap ada solusi permanen dari pemerintah setempat agar para siswa dapat kembali belajar dengan aman dan tenang tanpa dihantui ancaman banjir setiap kali musim penghujan tiba.(*)


Reporter: Ridwan

Redaktur: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi