Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Nov 2025 17:40 WIB

Bencana Hidrometeorologi Landa Sukabumi Selatan, Akses Warga Terputus Akibat Jembatan Ambruk


					Dampak putusnya jembatan di Desa Loji, Sukabumi Selatan, Selasa (11/11). Bencana banjir dan longsor melanda tiga desa di Kecamatan Simpenan, memutuskan akses warga pasca hujan deras semalam. Perbesar

Dampak putusnya jembatan di Desa Loji, Sukabumi Selatan, Selasa (11/11). Bencana banjir dan longsor melanda tiga desa di Kecamatan Simpenan, memutuskan akses warga pasca hujan deras semalam.

JENTERANEWS.com – Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor menyusul hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur sejak Senin malam (10/11/2025). Kecamatan Simpenan menjadi lokasi paling terdampak, mencakup setidaknya tiga desa: Desa Sangrawayang, Desa Cidadap, dan Desa Loji.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa rangkaian bencana tersebut mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

“Terjadi banjir dan longsor di beberapa titik di wilayah Simpenan. Kondisi ini disebabkan curah hujan yang tinggi dan cuaca ekstrem yang berlangsung terus-menerus sejak sore hari,” kata Dandi pada Selasa (11/11/2025).

Banjir dilaporkan melanda dua lokasi, yakni Kampung Cibutun di Desa Sangrawayang dan Kampung Sawah Tengah di Desa Cidadap. Data tercatat, sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) atau 42 jiwa terdampak langsung oleh genangan air.

Meski demikian, Dandi memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Kondisi saat ini alhamdulillah air sudah surut,” tambahnya.

Selain banjir, bencana tanah longsor terjadi di Kampung Leuwigadog, Desa Loji. Longsoran tanah menutup sebagian bahu jalan desa dengan dimensi sekitar 5 meter panjang dan 3 meter tinggi.

Beruntungnya, material longsoran telah berhasil dibersihkan secara gotong royong oleh warga setempat bersama pemerintah desa. “Longsoran sudah berhasil dibersihkan melalui gotong royong warga dan pemerintah setempat,” ujar Dandi.

Dampak paling parah dari bencana ini adalah putusnya total jembatan penghubung antarkampung di Desa Loji. Jembatan yang memiliki panjang 12 meter dan lebar 2,5 meter itu ambruk akibat derasnya aliran sungai.

Putusnya jembatan ini secara signifikan memutus akses warga di Kampung Cipicung dan Kampung Sawahbera. Hingga kini, jembatan tersebut belum dapat dilewati.

“Jembatan masih terputus, tidak bisa dilewati warga. Sekarang kondisi air sudah surut, tapi jarak antara sungai dan permukiman hanya sekitar dua meter,” tuturnya, mengindikasikan bahwa permukiman masih berada dalam jarak yang sangat dekat dengan bibir sungai pasca-banjir.

Pihak terkait kini tengah berkoordinasi untuk penanganan darurat jembatan guna memulihkan kembali akses vital bagi warga kedua kampung yang terisolasi.


Penulis: Ridwan 

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi