JENTERANEWS.com – Di tengah arus modernisasi, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyerukan sebuah ajakan penting kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sukabumi: untuk menghidupkan kembali dan melestarikan warisan olahraga tradisional yang terancam terlupakan. Ajakan ini menjadi sorotan utama dalam Rapat Kerja KORMI yang digelar di Saung Geulis, Kecamatan Cisaat, pada hari Jumat.
Dengan semangat melestarikan budaya, Bupati Asep Japar menekankan perlunya olahraga tradisional khas Sukabumi untuk kembali mendapatkan panggung kehormatan. Ia mendorong agar berbagai permainan rakyat ini tidak hanya diingat sebagai kenangan, tetapi juga aktif ditampilkan dalam berbagai acara besar di daerah.
“Seyogyanya, olahraga tradisional perlu diangkat kembali ke permukaan,” tegas Bupati Asep Japar di hadapan para pengurus KORMI. “Bila perlu, di setiap event besar, tampilkan olahraga maupun kesenian tradisional yang menjadi ciri khas Kabupaten Sukabumi. Saya berharap besar KORMI bisa menjadi motor penggerak untuk memunculkan kembali olahraga tradisional itu.”
Lebih dari sekadar pelestarian budaya, Bupati yang akrab disapa Asjap ini melihat KORMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan visi yang lebih besar: membudayakan olahraga rekreasi di seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, olahraga bukan lagi sekadar hobi, melainkan sebuah kebutuhan dan gaya hidup yang esensial untuk membangun generasi penerus yang unggul.
“Mari kita bersama-sama bersemangat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berolahraga secara rutin dan teratur,” serunya. “Dengan jasmani yang sehat dan bugar, saya meyakini akan lahir bibit-bibit generasi bangsa yang luar biasa dan berdaya saing.”
Dukungan penuh dari pemerintah daerah ini disambut hangat oleh Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi, Hj. Yani Jatnika Marwan. Ia menegaskan bahwa KORMI memiliki komitmen kuat dan program kerja yang nyata untuk membumikan olahraga di tengah masyarakat. Visi ini, menurutnya, selaras dengan cita-cita nasional.
“Fokus kami adalah membudayakan olahraga kepada masyarakat melalui program kerja yang konkret,” ujar Hj. Yani. “Tentunya, spirit kami ialah bergerak bersama menuju Indonesia Bugar 2045.”
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan KORMI, harapan untuk melihat kembali kemeriahan permainan tradisional seperti enggrang, dagongan, atau sumpitan di tengah masyarakat Sukabumi kini menyala lebih terang, seiring dengan langkah mewujudkan masyarakat yang sehat dan cinta akan budayanya.(*)
Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah















