Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 31 Okt 2023 17:27 WIB

Cegah TPPO, DP3A Sukabumi Minta Warga Jangan Berkerja Ke Luar Negeri Melalui Jalur Ilegal


					Cegah TPPO, DP3A Sukabumi Minta Warga Jangan Berkerja  Ke Luar Negeri Melalui Jalur Ilegal Perbesar

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), berupaya mengingatkan warga agar tidak bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal. Pasalnya, pemberangkatan pekerja migran secara ilegal ini berpotensi menjadi modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Untuk itu, DP3A melakukan upaya edukasi. Seperti dilakukan di Bale Sawala Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (30/10/2023). “Edukasi ini penting dalam mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” kata Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kabupaten Sukabumi Agus Muharam kepada wartawan.

Baca Juga:   Aksi Protes Mahasiswa dan LSM Terkait PPDB Dan Infak Sekolah

Kegiatan edukasi di Kebonpedes itu dilakukan terhadap mantan pekerja atau buruh migran. Agus mengatakan, dikhawatirkan selama ini masih kurang sosialisasi, sehingga ada warga yang kurang memahami prosedur pemberangkatan pekerja migran

Agus mengatakan, DP3A meminta warga untuk tidak mudah tergiur dengan iming-iming sponsor atau calo yang menawarkan pekerjaan di luar negeri. Untuk memastikan legal atau tidaknya, kata dia, warga bisa menanyakan terlebih dahulu kepada pihak desa atau instansi terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

“Masyarakat harus lebih jeli dan berani menolak bila ada sponsor atau agen yang menawari kerja ke luar negeri dengan jalur non resmi,” kata Agus.

Baca Juga:   Peresmian Lapangan Voli di Desa Girijaya, Hera Iskandar, Harap Bisa Memotivasi Masyarakat Untuk Berolahraga

Pasalnya, jika diberangkatkan ke luar negeri tidak sesuai prosedur, Agus mengatakan, bisa berpotensi mengalami masalah di negara tujuan, serta rentan menjadi korban TPPO.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Barat Jejen Nurjanah mendukung upaya edukasi agar masyarakat tidak menjadi pekerja migran ilegal dan korban TPPO. “SBMI tidak pernah berhenti memberikan imbauan kepada mantan buruh migran terkait pencegahan TPPO, terutama terkait pemberangkatan nonprosedural atau ilegal,” kata Jejen.

Ihwal kegiatan yang diselenggarakan di Kebonpedes, Jejen mengatakan, ini menjadi bagian juga dari upaya penanganan terintegrasi eks pekerja migran. Menurut dia, dalam hal ini dilakukan evaluasi terhadap mantan pekerja migran untuk melihat ada atau tidaknya permasalahan yang mereka alami, sehingga dapat dirumuskan langkah penanganan ke depan.

Baca Juga:   Hindari Kecelakaan, Polda Jabar Himbau Anak - Anak Jangan Main Layangan Di Sekitar Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung ( KCJB)

Mengenai masalah yang dihadapi mantan pekerja migran, Jejen mencontohkan, kesulitan mencari pekerjaan setelah pulang dari luar negeri. Terkait hal itu, kata dia, ada bantuan usaha dari International Organization for Migration (IOM) dan Kementerian Ketenagakerjaan yang diberikan kepada mantan pekerja migran. (*)Cegah TPPO, DP3A Sukabumi Minta Warga Jangan Berkerja  Ke Luar Negeri Melalui Jalur Ilegal

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Sepeda Motor Berknalpot Brong di Sukabumi Diangkut Polisi

21 Januari 2024 - 13:40 WIB

Puluhan Sepeda Motor Berknalpot Brong di Sukabumi Diangkut Polisi

PJ Wali Kota Sukabumi Larang ASN gunakan BBM Subsidi Untuk Mobil Dinas

18 Januari 2024 - 18:41 WIB

PJ Wali Kota Sukabumi Larang ASN gunakan BBM Subsidi Untuk Mobil Dinas

Peringatan Hari Kesadaran Nasional Polres Sukabumi Kota Kibarkan Bendera Merah-putih

17 Januari 2024 - 16:37 WIB

Peringatan Hari Kesadaran Nasional Polres Sukabumi Kota Kibarkan Bendera Merah-putih

Kompak, Forkopimda Kota Sukabumi Tinjau Mitigasi Aliran Sungai Cimandiri

9 Januari 2024 - 13:59 WIB

Kompak, Forkopimda Kota Sukabumi Tinjau Mitigasi Aliran Sungai Cimandiri

Sejumlah Remaja di Sukabumi Kepergok Tengah Nongkrong Sambil Minum Miras Saat Polisi Patroli

7 Januari 2024 - 18:57 WIB

Sukabumi

Kakek 75 Tahun Cabuli Anak TK di Cicurug Sukabumi

29 Desember 2023 - 13:13 WIB

Kakek 75 Tahun Cabuli Anak TK di Cicurug Sukabumi
Trending di Laporan: Awang Ruswandi