Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Jul 2025 11:22 WIB

DPRD Jabar Dorong Perombakan Program Rutilahu 2025: Bantuan Diusulkan Naik Jadi Rp40 Juta dan Tak Terbatas Kawasan Kumuh


					Anggota DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin, saat diwawancarai di Sukabumi, Kamis (24/7/2025). Ia mengusulkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) naik menjadi Rp40 juta per unit. Perbesar

Anggota DPRD Jabar, Muhammad Jaenudin, saat diwawancarai di Sukabumi, Kamis (24/7/2025). Ia mengusulkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) naik menjadi Rp40 juta per unit.

JENTERANEWS.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Jaenudin, mendorong adanya perubahan signifikan dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Provinsi Jawa Barat untuk tahun anggaran 2025. Ia menyerukan agar bantuan tidak lagi hanya difokuskan pada kawasan kumuh dan mengusulkan kenaikan nominal bantuan hingga dua kali lipat.

Menurut Jaenudin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi V DPRD Jabar, prinsip keadilan sosial menuntut agar setiap warga yang memenuhi kriteria, di manapun mereka berada, berhak mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari pemerintah provinsi.

“Pertama, Rutilahu provinsi pasti ada di kawasan kumuh. Tapi kami dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar penerimanya tidak hanya terbatas pada wilayah itu. Siapapun yang berhak, harus tetap dibantu oleh provinsi,” kata Jaenudin saat dikonfirmasi pada Kamis (24/7/2025).

Lebih lanjut, untuk memastikan kualitas perbaikan rumah yang lebih layak dan memadai, Jaenudin mengusulkan agar nominal bantuan yang diterima setiap keluarga ditingkatkan secara signifikan dari Rp20 juta menjadi Rp40 juta per unit.

Langkah ini, menurutnya, harus diiringi dengan pengawasan dan transparansi yang ketat selama pelaksanaannya. Tujuannya adalah untuk memastikan program sosial ini tepat sasaran dan hak-hak masyarakat yang membutuhkan benar-benar tersampaikan tanpa ada penyelewengan.

“Pelaksanaannya harus secara terbuka dan diawasi, karena ini menyangkut hak warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Menyoroti kondisi di lapangan, khususnya di wilayah Kecamatan Cisaat, Sukabumi, yang masih terdata dalam kategori Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Jaenudin meminta aparat pemerintah di tingkat bawah untuk bergerak cepat.

“Ekstrem itu ada di beberapa desa. Pemetaan harus segera dilakukan oleh camat dan kades. Tinggal dipetakan mana saja warga yang betul-betul membutuhkan,” beber Jaenudin saat ditemui di Warung Nasi Bah Udin, Cisande, Kecamatan Cicantayan. Ia menambahkan bahwa sumber bantuan bisa diupayakan dari berbagai pos, baik CSR perusahaan, APBD Provinsi, Kabupaten, maupun Kota.

Meskipun program Rutilahu merupakan ranah teknis Komisi I DPRD Jabar, Jaenudin menegaskan bahwa Komisi V, yang membidangi kesejahteraan rakyat, akan terus mengawal dan mendorong peningkatan kualitas serta kuantitas program sosial tersebut demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.(*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi