Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 14 Nov 2025 09:37 WIB

DPRD Sukabumi Dukung Penuh Instruksi Bupati: Kopi Lokal Wajib Disajikan dalam Kegiatan Resmi


					Kopi Lokal Penggerak Ekonomi. Perbesar

Kopi Lokal Penggerak Ekonomi." Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memberikan pernyataan dukungan penuh terhadap instruksi Bupati Asep Japar untuk mewajibkan sajian kopi lokal dalam kegiatan resmi, di Gedung IKM Palabuhanratu, Kamis (13/11). Menurutnya, kebijakan ini sangat strategis untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi daerah.

JENTERANEWS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang menginstruksikan penggunaan kopi lokal Sukabumi dalam setiap kegiatan resmi pemerintah maupun acara yang diselenggarakan oleh pihak swasta di wilayah tersebut.

Dukungan tersebut disampaikan Budi Azhar usai menghadiri pameran yang mengekspos potensi kopi Sukabumi di Gedung Industri Kecil dan Menengah (IKM) Palabuhanratu pada Kamis (13/11/25). Ia menilai langkah strategis tersebut merupakan upaya nyata untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berbasis pada potensi lokal.

Menurut Budi Azhar, menjadikan kopi Sukabumi sebagai sajian wajib dalam forum-forum resmi pemerintah daerah adalah bentuk afirmasi dan dukungan konkret terhadap produk petani lokal. Kebijakan ini dinilai akan memberikan nilai tambah signifikan bagi petani dan pelaku usaha kopi di Kabupaten Sukabumi.

“Kopi Sukabumi memiliki karakter yang sangat khas, lembut, namun beraroma kuat. Saya sendiri adalah penikmat kopi lokal, dan rasanya tidak kalah bersaing dengan kopi dari daerah lain. Ini adalah kebanggaan kita bersama,” tegas Budi Azhar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa instruksi Bupati ini tidak hanya tentang menikmati produk, tetapi juga memperkuat identitas ekonomi daerah serta memupuk semangat kemandirian.

“Instruksi Pak Bupati sangat tepat. Kita tidak hanya membantu promosi dan konsumsi, tetapi juga secara langsung menumbuhkan ekonomi petani dari setiap cangkir kopi Sukabumi yang disajikan dalam acara resmi,” tambahnya.

Kopi Sukabumi, khususnya jenis arabika yang tumbuh subur di sentra-sentra perkebunan seperti Gegerbitung, Kadudampit, Sukaraja, dan Kabandungan, dikenal memiliki cita rasa istimewa. Karakteristik ini dihasilkan dari tanah yang subur dan ketinggian ideal di lereng-lereng Gunung Gede dan Gunung Halimun.

Ciri khas agronomis ini membuat kopi Sukabumi berpotensi besar untuk diklasifikasikan sebagai specialty grade di pasar nasional, bahkan internasional.

Mengakhiri pernyataannya, Budi Azhar Mutawali mengajak seluruh elemen, baik instansi pemerintah maupun sektor swasta, untuk berkolaborasi dalam memperkuat rantai nilai industri kopi, dari proses budidaya di hulu hingga pemasaran di hilir.

“Mari kita mulai dari kebiasaan yang paling sederhana: ngopi kopi Sukabumi. Dari kebiasaan itu akan tumbuh rasa cinta dan kepemilikan, dan dari cinta itu, niscaya akan tumbuh pula ekonomi daerah yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif yang harmonis, kopi Sukabumi diharapkan tidak lagi hanya sekadar komoditas minuman, tetapi bertransformasi menjadi simbol kemandirian dan kebanggaan ekonomi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.


Laporan: Denny Nurman

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi