Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Jan 2026 17:19 WIB

DPRD Sukabumi Kawal Ketat Penanganan Longsor Citarik, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran


					Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mansurudin, A.Md., turun ke lapangan memantau kondisi infrastruktur dan menyerahkan bantuan bronjong guna memastikan penanganan bencana longsor di Desa Citarik berjalan cepat dan tepat sasaran. Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mansurudin, A.Md., turun ke lapangan memantau kondisi infrastruktur dan menyerahkan bantuan bronjong guna memastikan penanganan bencana longsor di Desa Citarik berjalan cepat dan tepat sasaran.

JENTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen nyata dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanggulangan bencana daerah. Langkah konkret ini terlihat saat Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Mansurudin, A.Md., turun langsung ke lokasi bencana longsor di Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, pada Selasa (20/1).

Kunjungan kerja mendadak ini dilakukan bersinergi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, serta didampingi tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kehadiran legislator di lapangan bertujuan memastikan respons tanggap darurat berjalan efektif dan bantuan infrastruktur darurat segera terealisasi.

Dalam peninjauan tersebut, Mansurudin menegaskan bahwa DPRD tidak akan membiarkan penanganan pascabencana berjalan lambat. Menurutnya, kehadiran fisik anggota dewan di lokasi adalah bentuk validasi bahwa aspirasi dan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“DPRD Kabupaten Sukabumi terus mendorong agar penanganan bencana tidak berlarut-larut. Kecepatan dan ketepatan adalah kunci. Alhamdulillah, hari ini kami pastikan bantuan bronjong sudah mulai direalisasikan sebagai langkah awal pengamanan wilayah rawan longsor,” tegas Mansurudin di sela-sela peninjauan.

Lebih lanjut, Mansurudin menyoroti pentingnya kolaborasi solid antara legislatif dan eksekutif. Ia menilai, sinergi ini krusial untuk memangkas birokrasi dalam kondisi darurat (emergency), sehingga perlindungan terhadap masyarakat dapat segera diwujudkan tanpa hambatan administratif yang berarti.

Sebagai tindak lanjut dari dorongan legislatif, Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyerahkan bantuan material berupa bronjong kawat. Bantuan ini diproyeksikan untuk memperkuat struktur tanah di bantaran sungai yang mengalami erosi parah.

“Kami datang langsung ke lokasi terdampak dan menyerahkan bronjong untuk penanganan sementara. Fokus utama saat ini adalah memperkuat tebing sungai agar tidak terjadi longsor susulan yang membahayakan permukiman,” ujar Ade Suryaman.

Bencana longsor di Desa Citarik ini dipicu oleh intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sukabumi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan tebing sungai setinggi kurang lebih tujuh meter runtuh, mengancam infrastruktur vital dan keselamatan warga di sekitarnya.

Menyikapi kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, pihak pemerintah daerah bersama DPRD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengingatkan warga agar selalu waspada dan sigap terhadap kemungkinan bencana susulan,” tambah Ade.

DPRD Kabupaten Sukabumi berharap langkah penanganan awal melalui pemasangan bronjong ini menjadi pembuka bagi upaya mitigasi jangka panjang yang lebih komprehensif. Legislatif berkomitmen akan terus mengawal penganggaran dan pelaksanaan kebijakan penanggulangan bencana agar risiko kerugian materi maupun jiwa dapat diminimalkan di masa mendatang.(*)


Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi