JENTERANEWS.com – Suasana Sabtu (2/8/2025) siang di Kampung Cilandak, Desa Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, mendadak heboh. Sebuah truk engkel bermuatan penuh pupuk dan bibit tanaman terjun bebas ke dasar sungai setelah gagal melewati tanjakan curam di wilayah tersebut. Beruntung, sang sopir selamat dari maut dalam insiden dramatis ini.
Peristiwa bermula saat truk bernomor polisi F 8588 UU itu tengah berjuang menaiki tanjakan yang dikenal terjal. Diduga kehabisan tenaga di tengah jalan, mesin truk tiba-tiba mati. Seketika, kendaraan berat itu kehilangan kendali dan meluncur mundur tak terkendali. Upaya sang sopir untuk menghentikan laju truk sia-sia hingga akhirnya truk terperosok dan terguling ke dalam sungai di sisi jalan dengan suara dentuman yang keras.
“Kejadiannya cepat sekali. Truk tidak kuat menanjak, lalu mundur dan langsung masuk ke sungai,” ujar seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Warga yang mendengar suara keras dan melihat kejadian tersebut segera berhamburan untuk memberikan pertolongan. Mereka mendapati sang sopir dalam keadaan syok dan sempat pingsan. Dengan sigap, warga mengevakuasi pengemudi dari kabin truk dan memberikan pertolongan pertama. “Sopirnya alhamdulillah hanya luka ringan, sepertinya pingsan karena kaget saja,” tambah warga tersebut.
Pemandangan paling mengagumkan justru terjadi setelahnya. Tanpa dikomando, puluhan warga setempat menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa. Sebelum mengevakuasi badan truk yang ringsek, mereka bahu-membahu menurunkan sisa karung-karung pupuk dan bibit yang masih bisa diselamatkan dari dalam sungai.
Dengan peralatan seadanya seperti tambang dan balok kayu, warga dan para relawan kemudian memulai proses evakuasi badan truk. Selama berjam-jam, mereka menarik dan mengangkat truk dari dasar sungai secara manual. Aksi heroik ini menjadi tontonan warga sekitar yang berkumpul di tepian sungai, memberikan dukungan semangat.
Insiden ini sekali lagi menjadi pengingat akan kondisi jalanan di beberapa wilayah Sukabumi yang menantang dan memerlukan kewaspadaan ekstra dari para pengemudi, terutama bagi kendaraan angkutan barang. Namun, berkat kekompakan dan kesigapan warga Kalapanunggal, peristiwa yang berpotensi fatal ini berhasil ditangani dengan baik tanpa menimbulkan korban jiwa.(*)
Reporter: Joko
Redaktur: Hamjah















