JENTERANEWS.com – Warga Kampung Rambaywetan RT 12/05, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria paruh baya di dalam rumahnya. Korban, yang diketahui bernama Suwandi (73 tahun), seorang buruh harian lepas, ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan membengkak pada Rabu pagi, 19 November 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.
Penemuan tragis ini bermula ketika seorang warga berinisial A mendatangi kediaman Suwandi, yang diketahui tinggal seorang diri. Saksi A sontak mencium aroma tak sedap yang sangat menyengat keluar dari dalam rumah.
Curiga dengan bau tersebut, A lantas memanggil dua warga lainnya, EE dan Ketua RT setempat, JS. Setelah didobrak dan dicek bersama, mereka mendapati Suwandi telah meninggal dunia. Kondisi jasad korban yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap mengindikasikan bahwa pria tua tersebut telah meninggal beberapa waktu lalu.
Melihat kondisi yang memprihatinkan, Ketua RT JS segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Sukamantri, yang kemudian diteruskan ke pihak berwajib, Polsek Cisaat.
Tak berselang lama, tim gabungan dari Panit Reskrim, Bhabinkamtibmas, anggota piket, serta Unit Inafis Polres Sukabumi Kota tiba di lokasi untuk segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi memberikan keterangan resmi terkait kondisi jasad.
“Kondisi jasad sudah mengalami pembengkakan dan mengeluarkan bau tidak sedap, namun dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” terang Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, pada Rabu (19/11/2025).
Lebih lanjut, berdasarkan keterangan warga kepada pihak kepolisian, Suwandi diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas atau asma dan kerap mengonsumsi obat-obatan yang dibeli dari warung. Dugaan sementara, kematian Suwandi mengarah pada faktor penyakit yang dideritanya.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah Suwandi dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses pemulasaraan.
Hingga saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari rumah sakit guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah Desa Sukamantri untuk penanganan lanjutan pasca-kejadian.
Laporan: Joko
Editor: Hamjah















