Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Jul 2025 09:19 WIB

Geger Video Kekerasan di Sukabumi: Niat Melerai, Wanita Ini Justru Dianiaya Brutal oleh Mantan Suami


					Tangkapan layar dari video viral berdurasi 1 menit 4 detik yang merekam aksi brutal IR saat menganiaya mantan istrinya, AN. Video inilah yang pertama kali menggemparkan warga dan menjadi salah satu bukti yang diserahkan kepada pihak kepolisian. Perbesar

Tangkapan layar dari video viral berdurasi 1 menit 4 detik yang merekam aksi brutal IR saat menganiaya mantan istrinya, AN. Video inilah yang pertama kali menggemparkan warga dan menjadi salah satu bukti yang diserahkan kepada pihak kepolisian.

JENTERANEWS.com – Sebuah video berdurasi 1 menit 4 detik yang merekam aksi kekerasan brutal seorang pria terhadap perempuan telah menggemparkan warga Sukabumi. Korban, yang mengalami luka lebam parah, kini hidup dalam ketakutan sementara pelaku masih buron.

Peristiwa tragis ini menimpa AN (31 tahun), seorang warga Kampung Babakan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Dalam pengakuannya kepada awak media pada Selasa (14/7/2025), AN menuturkan bahwa penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Jumat malam, 11 Juli 2025. Pelakunya adalah IR, yang tidak lain merupakan mantan suaminya sendiri.

Kisah pilu ini berawal saat AN pulang ke rumahnya usai berobat sekitar pukul 17.30 WIB. Ia mendapati mantan suaminya, IR, tengah nongkrong di depan rumah dalam kondisi yang ia duga di bawah pengaruh obat-obatan keras.

Menurut AN, IR saat itu tampak bersitegang dengan tetangga dan bahkan mengancam akan mengambil golok dan celurit. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, AN berinisiatif untuk menenangkan dan mencegah IR. Namun, niat baiknya justru berbuah petaka.

“Saya cegah dan saya bawa ke dalam rumah, saya bilang jangan begitu, karena kekerasan itu ada hukumnya. Tapi dia malah balik mengancam dan berkata, ‘diam kamu kalau nggak mau dihajar’,” ungkap AN, menirukan ancaman pelaku.

Alih-alih mereda, amarah IR justru tersulut. AN diseret ke dalam kamar dan menjadi sasaran penganiayaan brutal. Selama berjam-jam, ia mengalami siksaan fisik yang mengerikan.

“Saya dipukul bertubi-tubi, ditampar, dijambak, bahkan dicekik dan dilempar,” tuturnya dengan suara bergetar. Akibat kekerasan tersebut, AN menderita memar di pelipis, benjol di kepala, serta luka di leher dan bokong.

Tidak hanya dianiaya, AN juga disekap di dalam kamar dari pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. “Saya juga dikurung di dalam kamar dan diancam akan dibunuh jika mencoba keluar,” tambahnya.

Beruntung, di tengah situasi mencekam itu, AN berhasil menghubungi layanan darurat kepolisian di nomor 110. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Cikembar tiba di lokasi dan mengevakuasinya.

“Saya langsung lapor ke Polres Sukabumi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk visum,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, mengonfirmasi adanya laporan yang dibuat oleh korban pada tanggal 11 Juli 2025. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam atas kasus tersebut.

“Iya ada, sedang dalam penyelidikan. Dugaan peristiwa yang terjadi yaitu memaksa dilakukan perbuatan cabul atau penganiayaan, sebagaimana ketentuan pasal 289 KUHP dan 351 KUHP,” kata Hartono.

Kini, AN berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap IR. Ia mengaku sangat khawatir akan keselamatannya selama pelaku masih bebas berkeliaran.

“Yang paling parah luka di mata, leher, dan kepala. Saya takut kalau dibiarkan, saya bisa diserang lagi,” pungkasnya penuh cemas.(*)


Reporter: Joko S

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Sukabumi: Sengketa Lahan Parkir Berujung Pembacokan, Lima Warga Terluka Parah

10 Maret 2026 - 20:49 WIB

suasana di area parkir minimarket Indomaret dan sekitarnya di Jalan R.E. Martadinata, Kota Sukabumi, pada Selasa (10/3/2026). Area ini menjadi lokasi penyerangan brutal sekelompok pria bermotor terhadap juru parkir dan warga pada hari Senin sebelumnya. Sebuah angkutan kota (angkot) merah dan kios pedagang kaki lima (PKL) tampak di pinggir jalan, di mana beberapa orang biasanya berkumpul. Pasca-kejadian, lokasi ini masih menjadi sorotan setelah lima orang dilaporkan terluka akibat pembacokan.

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.
Trending di Sukabumi