Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Agu 2025 10:30 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Menitikan Air Mata di Palabuhanratu, Titipkan Tiga Pesan untuk Kemajuan Pariwisata


					Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, dengan penuh perasaan menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan warga dalam acara Perbesar

Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, dengan penuh perasaan menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan warga dalam acara "Abdi Nagri Nganjang Ka Warga" di Lapangan Bola Petuguran, Palabuhanratu, Sabtu (2/8/2025).

JENTERANEWS.com – Suasana haru dan semangat kebersamaan menyelimuti Lapangan Bola Petuguran, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, saat Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, menggelar program “Abdi Nagri Nganjang Ka Warga” pada Sabtu malam (2/8/2025). Di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi, Gubernur tidak hanya mendekatkan pelayanan publik, tetapi juga menitipkan pesan mendalam untuk menjaga marwah Palabuhanratu sebagai pusat peradaban dan destinasi pariwisata yang berwibawa.

Acara yang merupakan edisi ke-18 dari program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat. Mereka berkesempatan berdialog langsung dengan pemimpinnya, didampingi oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Dalam pidatonya yang sarat makna, Gubernur Dedi Mulyadi bahkan tak kuasa menahan air matanya saat berbicara tentang filosofi Palabuhanratu. Baginya, kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan simbol penyatuan dan kasih sayang.

“Saya menangis. Palabuhanratu itu tempat bersandar, pusat kasih sayang, pusat peradaban. Kalau laut itu perempuan, gunung itu laki-laki. Di Palabuhanratu, semuanya menyatu: harapan, welas asih, dan kehidupan,” ucap Gubernur dengan suara bergetar.

Lebih dari sekadar sentimen, H. Dedi Mulyadi menjabarkan tiga syarat konkret sebagai fondasi untuk memajukan sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi. “Tiga poin penting ini adalah syarat mutlak: masyarakatnya harus memiliki budaya, pemimpinnya harus memiliki daya, dan arah pembangunannya harus berwibawa,” tegasnya.

Ia pun mengimbau seluruh masyarakat untuk merawat alam Sukabumi dengan sepenuh hati, menganalogikannya dengan hubungan sakral antara anak dan orang tua.

“Laut dan gunung itu ibarat ibu dan bapak kita. Jaga laut sebagaimana kita menjaga perempuan. Jangan biarkan Palabuhanratu kehilangan roh dan jati dirinya,” seru Dedi Mulyadi. Ia berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan Sukabumi di masa depan, terutama dalam hal penataan ruang dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Malam itu, Lapangan Petuguran tak hanya menjadi arena pelayanan publik, tetapi juga panggung pesta rakyat. Berbagai kesenian tradisional khas Sukabumi ditampilkan, memukau warga sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya. Gelak tawa ribuan warga pecah berkat penampilan para tokoh hiburan Jawa Barat seperti Kang Ohang, Wa Kancil, Ceu Popon, Teh Kanaya, dan Mang Ado yang sukses menghangatkan suasana.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kehadiran Gubernur di tengah-tengah warganya. Ia menyebut program-program dari Pemprov Jabar sangat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, warga Sukabumi senang bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur. Program-program beliau sangat menyentuh masyarakat. Bapak aing tea, bapak kita semua,” ungkap Bupati Asep Japar disambut riuh tepuk tangan warga.

Bupati menambahkan, sinergi antara program pemerintah provinsi dan pusat telah terbukti mempercepat laju pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi. “Kami sangat mendukung setiap program yang dikucurkan oleh Pak Gubernur dan Pak Presiden di Kabupaten Sukabumi,” tutupnya.

Acara “Abdi Nagri Nganjang Ka Warga” di Palabuhanratu bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemimpin dan rakyatnya, tetapi juga penegasan komitmen bersama untuk membangun Sukabumi yang berbudaya, berdaya, dan berwibawa.(*)


Reporter: Aris 

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Soroti Potensi Pemuda, DPRD Sukabumi Dorong GP Ansor Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

8 Februari 2026 - 17:51 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sukabumi Masa Khidmat 2025–2029, Sabtu (7/2/2026). Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dadang Hermawan, menilai momentum ini sebagai titik tolak strategis bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Ramadan 1447 H, BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terus Berlanjut: Terapkan 4 Mekanisme Khusus

8 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan keterangan pers terkait mekanisme program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Reses DPRD Kabupaten Sukabumi: Loka Tresnajaya Gagas Digitalisasi UMKM di Manggis Hilir

8 Februari 2026 - 15:28 WIB

H. M. Loka Tresnajaya berdialog dengan warga Desa Benda saat pelaksanaan reses, Rabu (4/2/2026). Legislator Partai Golkar ini mendorong warga untuk tidak hanya memproduksi, tetapi juga ahli memasarkan produk lokal.

PETAKA SENAPAN ANGIN: Bocah 6 Tahun di Sukabumi Kritis Tertembak Ayah Tiri, Polisi Bergerak Cepat

8 Februari 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Atlet Sukabumi Berlaga di Bupati Cup 2026, Asep Japar: Ajang Silaturahmi dan Cetak Bibit Juara

7 Februari 2026 - 17:56 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan pada acara pembukaan Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 yang diselenggarakan di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Turnamen ini diikuti oleh ratusan atlet sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan prestasi.

Hujan Deras Picu Luapan Air, Pemukiman dan Mushola di Pamuruyan Cibadak Terendam Banjir

7 Februari 2026 - 17:49 WIB

Petugas P2BK Kecamatan Cibadak saat melakukan asesmen di lokasi banjir yang merendam pemukiman warga di Kampung Panagan, Desa Pamuruyan, Sabtu (7/2/2026).
Trending di Sukabumi