JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memakan korban. Empat unit rumah di Kampung Cirangkong, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, dilaporkan roboh setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Selasa sore, 17 Juni 2025.
Berdasarkan laporan dari Supriyadi, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kalapanunggal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak sore hari menyebabkan konstruksi rumah warga tidak mampu bertahan.
“Kejadian berlangsung cepat saat hujan deras dan angin kencang melanda. Empat rumah yang terdampak berlokasi di beberapa Rukun Tetangga (RT), yakni RT.19, RT.20, RT.22, dan RT.23 di lingkungan RW.08,” ujar Supriyadi dalam laporannya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, para warga yang terdampak kini harus kehilangan tempat tinggal dan sangat memerlukan bantuan.
Menyikapi kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari TAGANA, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), P2BK (Penanggulangan Bencana Kecamatan), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Makasari langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan melakukan pendataan cepat. Kami juga mengimbau warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca di lokasi saat ini masih mendung dan berpotensi terjadi hujan susulan,” tambah Supriyadi.
Hasil assessment di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi para korban saat ini adalah bantuan sandang (pakaian layak pakai) dan pangan (bahan makanan). Hingga berita ini diturunkan, belum ada logistik bantuan yang disalurkan kepada para korban.
Tim gabungan terus bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan situasi dan mempersiapkan langkah-langkah penanganan lebih lanjut. Diharapkan bantuan bagi para korban dapat segera tiba untuk meringankan beban mereka pasca bencana.(*)
Kor: Fajar
Redaktur: Hamjah















