JENTTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menunjukkan dukungan politik dan moril yang kuat terhadap percepatan pembangunan wilayah pinggiran. Hal ini ditegaskan melalui kehadiran langsung Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, dalam upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang digelar Kodim 0607/Kota Sukabumi di Lapangan Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Selasa (10/2/2026).
Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa lembaga legislatif tidak hanya berfokus pada fungsi pengawasan dan anggaran semata, tetapi juga turun langsung memastikan program strategis lintas sektoral berjalan optimal demi kesejahteraan rakyat.
Dalam keterangannya, Budi Azhar Mutawali menekankan bahwa TMMD adalah wujud nyata kolaborasi yang harus didukung penuh oleh seluruh elemen pemerintahan, termasuk DPRD. Menurutnya, percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi yang begitu luas tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan “keroyokan” positif antara TNI dan pemerintah.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar formalitas. Ini adalah bentuk penegasan sinergi antara DPRD, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa aspirasi pembangunan desa benar-benar teralisasi melalui kemanunggalan ini,” ujar Budi.
DPRD Kabupaten Sukabumi menyoroti pentingnya TMMD ke-127 bukan hanya sebagai proyek infrastruktur, melainkan sebagai instrumen pembangunan sosial. Budi menilai, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari panjang jalan yang diaspal, tetapi dari bangkitnya daya juang masyarakat.
“TMMD memiliki dimensi yang luas. Selain membuka akses dan infrastruktur desa, program ini menyentuh aspek pemberdayaan. Kami di DPRD sangat mendukung program yang langsung berdampak pada peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan seperti ini,” paparnya.
Lebih jauh, Ketua DPRD menggarisbawahi nilai fundamental yang dibawa oleh TMMD, yaitu gotong royong. Bagi legislatif, pelestarian nilai ini krusial di tengah tantangan zaman.
“TMMD bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau fasilitas umum. Lebih dari itu, ini adalah momentum membangun kebersamaan dan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap hasil pembangunan. Inilah fondasi desa yang kuat,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Budi Azhar memastikan bahwa DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus mengawal kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat. Ia berharap TMMD ke-127 ini menjadi katalisator bagi pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa.
“Kami berharap program ini mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga pelosok Kabupaten Sukabumi. Kehadiran prajurit TNI sebagai mitra dan penggerak perubahan sosial sangat kami apresiasi,” pungkasnya.















