Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Jul 2025 11:43 WIB

Kebakaran Akibat Korsleting Listrik Hanguskan Rumah Warga di Waluran, Satu Keluarga Mengungsi


					Beginilah kondisi rumah milik Siti Jaenab di Kampung Cibonceret, Waluran, Sukabumi, yang rusak pada bagian atap dan dinding pasca kebakaran, Jumat (4/7/2025). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini memaksa satu keluarga dengan tiga jiwa mengungsi. Perbesar

Beginilah kondisi rumah milik Siti Jaenab di Kampung Cibonceret, Waluran, Sukabumi, yang rusak pada bagian atap dan dinding pasca kebakaran, Jumat (4/7/2025). Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini memaksa satu keluarga dengan tiga jiwa mengungsi.

JENTERANEWS.com – Sebuah rumah di Kampung Cibonceret RT 002/003, Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, mengalami kebakaran pada Jumat (4/7/2025) pagi. Peristiwa yang diduga kuat akibat korsleting listrik ini menyebabkan satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan mengungsi.

Menurut laporan yang disampaikan oleh Indra dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Waluran, api mulai terlihat melahap bangunan sekitar pukul 09.00 WIB.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat menyambar dinding bilik dan atap rumah milik Ibu Siti Jaenab,” jelas Indra dalam keterangannya.

Warga masyarakat yang melihat kepulan asap dan api segera bahu-membahu melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya. Tak lama berselang, tim gabungan yang terdiri dari personel TAGANA Waluran, unsur Polri, TNI, relawan, dan aparat Pemerintah Desa Waluran tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Berkat kesigapan warga dan aparat setempat, api berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas ke bangunan lain.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiel yang diderita pemilik rumah diperkirakan mencapai Rp 10.000.000,-. “Kerusakan tergolong sedang. Dampak terparah terjadi pada bagian atap rumah dan dinding dapur yang hangus terbakar,” tambah Indra.

Akibat kejadian ini, Siti Jaenab beserta dua anggota keluarganya kini harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Kondisi rumah yang rusak tidak memungkinkan untuk ditinggali sementara waktu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban sangat membutuhkan bantuan darurat untuk pemulihan. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi:

  • Material bangunan: Terpal, genteng, bilik dinding, dan kabel listrik.
  • Logistik: Sembako dan peralatan dapur.

Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan koordinasi untuk penyaluran bantuan bagi korban terdampak.(*)

 


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi