Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Feb 2025 09:14 WIB

Kecelakaan Maut di GT Ciawi 2: Delapan Nyawa Melayang, Belasan Luka-Luka


					Seorang petugas GT Ciawi 2 dengan wajah berlumuran darah meminta bantuan usai kecelakaan maut yang merenggut 8 nyawa di KM 41 arah Jakarta, Selasa (4/2/2025) malam. Perbesar

Seorang petugas GT Ciawi 2 dengan wajah berlumuran darah meminta bantuan usai kecelakaan maut yang merenggut 8 nyawa di KM 41 arah Jakarta, Selasa (4/2/2025) malam.

JENTERANEWS.com – Suasana mencekam dan kepanikan melanda Gerbang Tol (GT) Ciawi 2 pada Selasa malam, 4 Februari 2025, sekitar pukul 23.35 WIB. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan, termasuk dua yang terbakar, merenggut nyawa delapan orang dan menyebabkan 11 lainnya luka-luka, termasuk seorang balita.

Seorang petugas GT Ciawi 2 yang terlihat dalam video amatir dengan wajah berlumuran darah dan napas teratur, dengan sigap meminta bantuan. Sambil mengenakan rompi petugas, ia mengabarkan tentang kecelakaan tol yang baru saja terjadi di KM 41 arah Jakarta.

“Tolong kirim bantuan, telah terjadi kecelakaan di Tol Ciawi 2 KM 41 arah Jakarta,” ucap petugas dalam video tersebut.

Video itu juga memperlihatkan kondisi GT Ciawi 2 yang porak poranda, dipenuhi puing-puing kendaraan yang hancur. Beberapa korban terlihat tergeletak di jalan, bahkan ada yang dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Menurut keterangan Kombes Eko Presetyo, Kapolresta Bogor Kota, kecelakaan ini disebabkan oleh sebuah truk air galon yang mengalami rem blong saat hendak memasuki GT Ciawi 2.

“Rem truk tersebut mengalami gangguan saat akan masuk ke gerbang tol Ciawi untuk melakukan transaksi pembayaran,” jelas Kombes Eko Prasetyo pada Rabu, 5 Februari 2025.

Truk yang kehilangan kendali tersebut kemudian menabrak kendaraan-kendaraan di depannya, menyebabkan kecelakaan beruntun yang tragis.

Seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang luka-luka, segera dievakuasi ke RS Ciawi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan maut ini.(*)

Laporan: Awang

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Beraksi di 12 TKP, Sindikat Penipuan dan Penggelapan Motor di Sukabumi Diringkus Sat Reskrim

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Terduga pelaku utama kasus penipuan dan penggelapan motor berinisial AS (tengah, berbaju oranye) saat digiring oleh petugas Unit 1 Jatanras Sat Reskrim di Mapolres Sukabumi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berujung Luka Sayat di Wajah, Duel ‘Ketersinggungan’ di Ciandam Sukabumi Berakhir di Jeruji Besi

13 Januari 2026 - 12:41 WIB

Terduga pelaku penganiayaan berinisial YH (kiri) saat menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Mapolsek Cibeureum, Kota Sukabumi, usai ditangkap akibat melukai korban dengan senjata tajam.

Diduga Lecehkan Santri Sejak Setahun Terakhir, Oknum Guru Ngaji di Cicurug Diamankan Polisi

13 Januari 2026 - 12:33 WIB

Pihak kepolisian mengamankan seorang oknum guru ngaji di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap sejumlah anak didiknya. Kasus ini kini ditangani Unit PPA Polres Sukabumi.

Hujan Deras Guyur Sagaranten, Pohon Jati 15 Meter Tumbang Timpa Rumah Warga di Pasanggrahan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Kondisi rumah milik Enep (53) di Kampung Cimangir, Desa Pasanggrahan, yang tertimpa pohon jati usai hujan deras mengguyur wilayah Sagaranten, Selasa (13/1/2026).

Soroti Jalan Rusak hingga Dugaan Kerugian Rp27 Miliar, BEM PTNU Sukabumi Raya Geruduk Kantor Dinas BMPR Jabar

13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Rakyat Bayar Pajak, Pemerintah Mana Tanggung Jawab?", demikian bunyi poster yang dibawa salah satu peserta aksi BEM PTNU Sukabumi Raya di depan Kantor Dinas BMPR Jabar Wilayah II, Sukabumi, Senin (12/1/2025). Aksi ini merupakan buntut kekecewaan masyarakat atas buruknya tata kelola dan pemeliharaan jalan provinsi.

Rumah Semi Permanen di Kabandungan Ambruk, 10 Jiwa Terdampak Butuh Bantuan Mendesak

12 Januari 2026 - 18:48 WIB

Tampak bangunan rumah semi permanen milik Bapak Darma di Kampung Lemah Duhur, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, yang ambruk pada bagian atap dan dinding, Senin (12/1/2026). Sebanyak 10 jiwa terdampak akibat kejadian ini.
Trending di Sukabumi