JENTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan penanganan pascabencana. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, tidak hanya menyuarakan dukungan politis, tetapi turut berpartisipasi langsung dengan menyumbangkan satu unit rumah dalam acara “Lelang Kebaikan”.
Inisiatif ini bertujuan mempercepat pembangunan 166 Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang terdampak bencana pergerakan tanah, sekaligus menjadi momentum penggalangan solidaritas lintas sektor.
Acara yang digelar di Gedung Sulanjana pada Kamis (22/1/2026) tersebut menjadi panggung kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan sektor swasta. Budi Azhar menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh langkah inovatif ini sebagai solusi konkret di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
“Lelang Kebaikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan model inovatif pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Konsep ini memungkinkan bantuan menjadi lebih terarah, transparan, dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Budi Azhar di sela-sela acara.
Sumbangan satu unit rumah dari Ketua DPRD ini dinilai sebagai simbol dukungan moral sekaligus material, yang diharapkan dapat memantik semangat gotong royong dari pihak lain.
Pelaksanaan lelang ini dikoordinasikan oleh Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL). Berdasarkan data panitia, dari 176 perusahaan yang diundang, sekitar 86 perusahaan hadir, dan 30 di antaranya telah menyatakan komitmen kontribusi secara aktif.
Meskipun mengapresiasi partisipasi yang ada, Budi Azhar mendorong agar keterlibatan dunia usaha dapat ditingkatkan.
“Kolaborasi adalah kunci. Kami di DPRD akan terus mengawal agar sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat ini berjalan optimal. Partisipasi 30 perusahaan adalah awal yang baik, namun kita perlu mendorong lebih banyak lagi agar target pembangunan tercapai tepat waktu,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan penyelesaian 166 unit Huntap pada tahun 2026. Lokasi pembangunan tersebar di dua titik utama: Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu: 100 unit dan Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung: 66 unit.
DPRD Sukabumi berharap program Lelang Kebaikan ini tidak berhenti sebagai solusi jangka pendek semata. Budi Azhar menekankan pentingnya membangun model solidaritas sosial yang berkelanjutan.
“Program ini bisa menjadi role model penanganan pascabencana di masa depan. Ketika pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta bersatu, pemulihan kehidupan warga terdampak dapat dilakukan dengan lebih cepat dan bermartabat,” tambah Budi.
Langkah strategis yang didukung oleh DPRD ini menuai apresiasi dari berbagai lembaga kemanusiaan dan organisasi masyarakat. Transparansi mekanisme lelang dianggap mampu memastikan bantuan tepat sasaran. Dengan adanya hunian yang layak, diharapkan warga korban bencana pergerakan tanah dapat segera menata kembali kehidupan mereka menuju normal.(*)















