JENTERANEWS.com – Sosok Ki Umbara (65), warga Kampung Pamukiman, Desa Gunung Tanjung, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendadak jadi sorotan publik. Bukan tanpa alasan, pria paruh baya ini kerap disebut mirip dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hingga digelari “Bapak Aing KW”.
Kemiripan wajah dan gaya berbusana Ki Umbara dengan Dedi Mulyadi memang mencolok. Ia sering terlihat mengenakan pakaian serba putih dan ikat kepala khas, persis seperti gaya KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi. Hal ini membuat Ki Umbara selalu menjadi pusat perhatian di setiap acara penting di Kabupaten Sukabumi.
Terakhir, Ki Umbara tampil memukau pada upacara adat Hari Nelayan Palabuhanratu 2025. Penampilannya yang persis KDM sontak membuat warga berbondong-bondong menghampirinya untuk sekadar berfoto atau mengabadikan momen. “Bapak Aing KW” ini memang punya daya tarik tersendiri. Julukan “Bapak Aing” sendiri sudah melekat pada Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat, sehingga sebutan “Bapak Aing KW” untuk Ki Umbara semakin memperkuat kemiripannya di mata masyarakat.
Ki Umbara sendiri mengakui bahwa dirinya adalah penggemar berat Dedi Mulyadi. Inspirasi berbusana ala KDM ini datang dari lubuk hatinya.
“Mohon maaf kepada Bapak Aing, saya bukan meniru-niru karena saya sebagai fan juga mikadeudeuh mikanyaah (suka, sayang) ke Bapak Aing. Saya lakukan ini atas dasar dari hati, karena saya kalau mau keluar itu kalau pakai pakaian yang lain sangat susah, nyampe harus ganti-ganti, jadi harus seperti ini,” ujar Ki Umbara dengan tulus.
Ki Umbara diketahui merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak tahun 2020. Jauh sebelum viral, ia bahkan terlibat aktif sebagai tim sukses dalam perjalanan karier politik Dedi Mulyadi.
“Alhamdulillah ya, menurut beberapa orang mirip gitu, tapi menurut saya pribadi kemiripan sendiri belum ya. Terima kasih kepada semua warga walaupun menurut saya pribadi ada perbedaan. Saya di Solmet Kang Dedi Mulyadi selaku relawan di 2014 sampai 2024, saya dua periode relawan beliau,” jelasnya.
Sejak pensiun, Ki Umbara semakin aktif di berbagai organisasi. Ia mengaku tak ingin berdiam diri di rumah dan memilih untuk berkontribusi membangun Sukabumi menjadi lebih baik. “Saya juga purna bakti, pensiunan dari pegawai negeri sipil, setelah itu saya juga duduk di beberapa ormas seperti pecinta Prabowo, di relawan-relawan lain, banyak yang memang saya duduki, daripada di rumah diam mending kita bagaimana sama-sama untuk membangun Sukabumi lebih baik lagi,” tambahnya.
Dengan popularitasnya yang viral berkat gaya dan wajahnya yang mirip KDM, Ki Umbara berharap hal tersebut dapat membawa keberkahan, terutama bagi dirinya dan keluarga.
“Alhamdulillah, karena keviralan ini sudah beberapa kali, hampir 8 kali mulai proses viral, mudah-mudahan dengan viralnya ini dapat berkah untuk saya sendiri sebagai seorang relawan dan juga sangat mengefanskan kepada beliau Kang Dedi Mulyadi,” pungkas Ki Umbara.
Fenomena Ki Umbara ini menjadi bukti bahwa kemiripan fisik dan kekaguman terhadap tokoh publik bisa menciptakan daya tarik tersendiri di tengah masyarakat.(*)
[Laporan: Ridwan| Editor: Hamjah]















