Menu

Mode Gelap

Laporan: M.Ridwan · 7 Sep 2023 21:07 WIB

LPBH Elang Pasundan Beri Ucapan selamat kepada BPHN, atas penghargaan The Winner Of OGP Award 2023 se-Asia Pasific di Estonia


					LPBH Elang Pasundan Beri Ucapan selamat kepada BPHN, atas  penghargaan The Winner Of OGP Award 2023 se-Asia Pasific di Estonia Perbesar

JENTERANEWS.com – LPBH Elang Pasundan, mengucapkan selamat kepada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), atas penghargaan prestisius dalam Open Government Partnership (OGP) Awards 2023.

Ucapan itu disampaikan di sampaikan oleh Muchamad Ujang Saepudin SH,MH, (ketua LPBH Elang Pasundan) saat di temui awak media.

“Kami merasa bangga atas prestasi yang di raih Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN),” ucap Muchamad Ujang Saepudin.

Sebagai bentuk kebanggaan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, LPBH Elang Pasundan, PBH yang telah terakreditasi, pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan bantuan hukum terhadap masyarakat miskin.

“Untuk mewujudkan hak konstitusional segala warga negara sesuai dengan prinsip persamaan kedudukan di dalam hukum LPBH Elang Pasundan, berkomitmen untuk memberikan layanan bantuan hukum kepada orang miskin atau kelompok orang miskin di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya

Seperti Siaran Pers Nomor: SP/HUMAS-BPHN/33-IX/2023, Kiprah nyata Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan akses keadilan bagi individu dan kelompok rentan mendapatkan pengakuan gemilang di panggung internasional. Melalui program “Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia” yang dijalankan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Indonesia meraih penghargaan prestisius dalam Open Government Partnership (OGP) Awards 2023, Rabu (06/09/2023).

Program ini berhasil menyisihkan 8 nominasi program dari negara regional Asia Pasifik lainnya. Sekaligus, hal ini menegaskan posisi Indonesia dalam mendorong transparansi dan keterbukaan pemerintahan yang berpihak pada kelompok masyarakat kecil dan rentan.

“Program Bantuan Hukum adalah bentuk komitmen dari Pemerintah melalui BPHN dalam memperluas ‘access to justice’, terutama pada individu dan kelompok rentan di Indonesia,” ungkap Kepala BPHN Widodo Ekatjahjana ketika menerima penghargaan tersebut dalam acara puncak OGP Summit 2023 yang digelar di Tallin, ibu kota Estonia.

Widodo mengungkapkan, dalam upayanya mewujudkan akses keadilan bagi kelompok masyarakat rentan, Pemerintah melalui BPHN telah melakukan berbagai langkah strategis. Tercatat sebanyak 619 Pemberi Bantuan Hukum (PBH) telah terverifikasi dan terakreditasi oleh BPHN untuk periode 2022-2024. Kemudian, lebih dari 6.200 advokat dan 5.700 paralegal tergabung dalam PBH terakreditasi, membentuk jaringan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

Selama tahun 2022, jumlah penerima bantuan hukum litigasi sebanyak 9.389 orang. Dari total tersebut, sebanyak 2.737 orang penerimanya adalah berjenis kelamin perempuan, 521 orang menerima bantuan hukum litigasi pidana anak dan sebanyak 10 orang merupakan penerima bantuan hukum disabilitas.

“Total anggaran program bantuan hukum yang disiapkan pemerintah pada tahun ini sebesar Rp 56,3 miliar. Diharapkan anggaran ini dapat tersalurkan lebih luas, dan merangkul berbagai individu maupun kelompok rentan yang sering kali kesulitan mendapatkan akses keadilan,” ujar Widodo.

Sebagai informasi, Open Government Partnership (OGP) merupakan inisiatif global yang digagas oleh Indonesia dan tujuh negara lainnya untuk mendorong terwujudnya nilai-nilai keterbukaan pemerintah, yakni pemerintahan yang transparan, partisipatif, akuntabel, dan inklusif. Sejak didirikan pada tahun 2011, telah terdapat 76 negara yang tergabung sebagai anggota OGP, yang mengutamakan keterbukaan pemerintah secara kolaboratif melalui proses “ko-kreasi” dengan masyarakat sipil.

Pada tahun 2022, Kementerian Hukum dan HAM dengan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keterbukaan Pemerintah di Sektor Akses terhadap Keadilan, yang terdiri dari IJRS, PBHI, Asosiasi LBH APIK Indonesia dan YLBHI, melakukan ko-kreasi guna menghadirkan manfaat bantuan hukum yang lebih luas berlandaskan kondisi dan kebutuhan hukum di lapangan dengan penyelenggaraan Survei Kebutuhan Hukum bagi Kelompok Rentan.

Melalui survei tersebut, hadir sejumlah rekomendasi untuk menghadirkan penyelenggaraan bantuan hukum yang lebih inklusif, antara lain revisi Undang-Undang Bantuan Hukum, peningkatan jumlah anggaran bantuan hukum serta implementasi standar layanan bantuan hukum yang lebih luas.

Penghargaan ini bukan hanya sebuah capaian, melainkan pula tonggak bersejarah dalam perjuangan menuju keadilan yang merata bagi seluruh warga negara. Dengan adanya program “Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia”, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem hukum yang lebih inklusif dan adil bagi mereka yang membutuhkan. Dalam upaya ini, Indonesia tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga mengukuhkan peranannya dalam mewujudkan masyarakat yang lebih berkeadilan. (*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penjaga SD di Warungkiara Ditemukan Tewas Gantung Diri

2 Februari 2026 - 10:29 WIB

Sejumlah warga Kampung Cikoneng tampak berkerumun di sekitar lokasi penemuan mayat di area belakang SDN 1 Sentral, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Minggu (1/2/2026). Warga berdatangan setelah mendengar kabar ditemukannya penjaga sekolah yang tewas tergantung.

Diduga Rem Blong, Angkot Trayek 35 Terguling di Tanjakan Baeud Sukabumi: Sopir Dilarikan ke Puskesmas

26 Januari 2026 - 16:04 WIB

Petugas kepolisian bersama warga meninjau lokasi kecelakaan tunggal angkot trayek 35 yang terguling di Tanjakan Baeud, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026). Kecelakaan diduga terjadi akibat rem kendaraan tidak berfungsi.

Sambut Tahun 2026, Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi Gelorakan Semangat Baru dan Optimisme Pembangunan

9 Januari 2026 - 16:00 WIB

Jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat menyongsong tahun 2026, menyiratkan kesiapan dan soliditas lembaga legislatif dalam mengawal pembangunan daerah ke depan.

Ade Suryaman Nahkodai BP CPUGGp, Siap Lanjutkan Kesuksesan Geopark Ciletuh

9 Januari 2025 - 16:31 WIB

Serah terima jabatan Ketua Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (BP CPUGGp) dari H. Iyos Somantri (kiri) kepada H. Ade Suryaman (kanan) di Geopark Information Center, Citepus, Palabuhanratu, Kamis (9/1/2025).

Kepala BNPB Pantau Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana di Sukabumi

8 Januari 2025 - 17:01 WIB

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto , didampingi Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, meninjau pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Desa Wanajaya, Cisolok, Sukabumi, Rabu (8/1/2025).

Kapolres Sukabumi Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Ingatkan Personel Jaga Integritas

2 Januari 2025 - 12:14 WIB

Personel Polres Sukabumi mengikuti upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., di Mapolres Sukabumi, Kamis (2/1/2025). Sebanyak 11 perwira dan 53 bintara menerima kenaikan pangkat.
Trending di Laporan: M.Ridwan