Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Jul 2025 19:25 WIB

Nahas, Pembakaran Limbah Spon Hanguskan Rumah Produksi dan Kandang Kambing di Kalapanunggal


					Kondisi bangunan industri rumahan dan kandang kambing di Kp. Cipurut, Desa Gunungendut, yang ludes dilalap api pada Senin (21/7/2025). Kebakaran yang diduga akibat pembakaran limbah spon ini menghanguskan dua bangunan semi permanen. Perbesar

Kondisi bangunan industri rumahan dan kandang kambing di Kp. Cipurut, Desa Gunungendut, yang ludes dilalap api pada Senin (21/7/2025). Kebakaran yang diduga akibat pembakaran limbah spon ini menghanguskan dua bangunan semi permanen.

JENTERANEWS.com – Sebuah industri rumahan pengolahan pelampung dan kandang kambing di Kampung Cipurut RT 023/RW 007, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah pada Senin siang (21/7/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12:00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran limbah spon yang tak terkendali.

Berdasarkan laporan dari Suhendi, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kalapanunggal, api dengan cepat membesar dan merembet ke dua bangunan semi permanen yang terdiri dari tempat produksi pelampung pancing (home industry) dan sebuah kandang kambing yang menyatu dengan bangunan tersebut.

“Menurut assessment di lokasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran limbah spon yang dilakukan di sekitar area bangunan,” ujar Suhendi dalam laporannya.

Akibat kejadian ini, dua bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir cukup signifikan, meskipun rinciannya masih dalam proses penghitungan.

Tim gabungan yang terdiri dari TAGANA, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas serta perangkat desa setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendataan.

“Kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan assessment dan penanganan awal,” tambah Suhendi.

Saat ini, warga yang terdampak sangat membutuhkan bantuan logistik darurat untuk kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan data yang dihimpun, belum ada bantuan logistik yang tersalurkan kepada korban.

Peristiwa ini terjadi di tengah cuaca panas yang melanda wilayah Sukabumi. Tim gabungan di lokasi juga tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran di musim kemarau.

“Mengingat cuaca saat ini sangat panas, kami mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah atau limbah sembarangan yang dapat memicu kebakaran yang lebih luas,” pungkas Suhendi.

Dua orang personel TAGANA terlibat langsung dalam proses assessment dan koordinasi penanganan bencana ini, memastikan informasi terhimpun dengan akurat untuk penyaluran bantuan lebih lanjut.(*)

 


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Beraksi di 12 TKP, Sindikat Penipuan dan Penggelapan Motor di Sukabumi Diringkus Sat Reskrim

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Terduga pelaku utama kasus penipuan dan penggelapan motor berinisial AS (tengah, berbaju oranye) saat digiring oleh petugas Unit 1 Jatanras Sat Reskrim di Mapolres Sukabumi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berujung Luka Sayat di Wajah, Duel ‘Ketersinggungan’ di Ciandam Sukabumi Berakhir di Jeruji Besi

13 Januari 2026 - 12:41 WIB

Terduga pelaku penganiayaan berinisial YH (kiri) saat menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Mapolsek Cibeureum, Kota Sukabumi, usai ditangkap akibat melukai korban dengan senjata tajam.

Diduga Lecehkan Santri Sejak Setahun Terakhir, Oknum Guru Ngaji di Cicurug Diamankan Polisi

13 Januari 2026 - 12:33 WIB

Pihak kepolisian mengamankan seorang oknum guru ngaji di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap sejumlah anak didiknya. Kasus ini kini ditangani Unit PPA Polres Sukabumi.

Hujan Deras Guyur Sagaranten, Pohon Jati 15 Meter Tumbang Timpa Rumah Warga di Pasanggrahan

13 Januari 2026 - 12:21 WIB

Kondisi rumah milik Enep (53) di Kampung Cimangir, Desa Pasanggrahan, yang tertimpa pohon jati usai hujan deras mengguyur wilayah Sagaranten, Selasa (13/1/2026).

Soroti Jalan Rusak hingga Dugaan Kerugian Rp27 Miliar, BEM PTNU Sukabumi Raya Geruduk Kantor Dinas BMPR Jabar

13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Rakyat Bayar Pajak, Pemerintah Mana Tanggung Jawab?", demikian bunyi poster yang dibawa salah satu peserta aksi BEM PTNU Sukabumi Raya di depan Kantor Dinas BMPR Jabar Wilayah II, Sukabumi, Senin (12/1/2025). Aksi ini merupakan buntut kekecewaan masyarakat atas buruknya tata kelola dan pemeliharaan jalan provinsi.

Rumah Semi Permanen di Kabandungan Ambruk, 10 Jiwa Terdampak Butuh Bantuan Mendesak

12 Januari 2026 - 18:48 WIB

Tampak bangunan rumah semi permanen milik Bapak Darma di Kampung Lemah Duhur, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, yang ambruk pada bagian atap dan dinding, Senin (12/1/2026). Sebanyak 10 jiwa terdampak akibat kejadian ini.
Trending di Sukabumi