Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Jul 2025 18:09 WIB

Nestapa di Usia Senja, Rumah Nenek Oob di Sagaranten Ludes Terbakar Jelang Petang


					Kondisi rumah panggung milik Ibu Oob (70) di Kampung Cibalengbeng, Sagaranten, Sukabumi, yang hanya menyisakan puing setelah dilalap api pada Jumat (11/7/2025) sore. Kebakaran yang diduga berasal dari tungku masak ini menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. Perbesar

Kondisi rumah panggung milik Ibu Oob (70) di Kampung Cibalengbeng, Sagaranten, Sukabumi, yang hanya menyisakan puing setelah dilalap api pada Jumat (11/7/2025) sore. Kebakaran yang diduga berasal dari tungku masak ini menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

JENTERANEWS.com – Nasib pilu menimpa seorang janda berusia 70 tahun, Ibu Oob, di Kampung Cibalengbeng RT 01/RW 03, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Rumah panggung satu-satunya tempat ia bernaung, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (11/7/2025) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian tragis ini terjadi saat Ibu Oob sedang tidak berada di rumah. Ia baru menyadari musibah yang menimpanya ketika kembali dan mendapati kediamannya yang berukuran 6×5 meter sudah dalam kondisi terbakar hebat. Api dengan cepat melahap seluruh bangunan yang terbuat dari material yang mudah terbakar.

Petugas gabungan dari P2BK Sagaranten, TNI, dan aparat desa melakukan pendataan di lokasi rumah Ibu Oob yang terbakar, Jumat (11/7/2025). Tim kini tengah menghitung total kerugian dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk korban.

Petugas gabungan dari P2BK Sagaranten, TNI, dan aparat desa melakukan pendataan di lokasi rumah Ibu Oob yang terbakar, Jumat (11/7/2025). Tim kini tengah menghitung total kerugian dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk korban.

Menurut laporan yang disampaikan oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Jenal Mutaqin, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari tungku masak tradisional atau hau. “Dugaan sementara api berasal dari tungku yang mungkin belum padam sempurna saat ditinggalkan oleh pemilik rumah,” jelas Jenal dalam laporannya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang diderita Ibu Oob sangat besar. Seluruh harta benda yang ia kumpulkan seumur hidupnya musnah dalam sekejap.

“Seluruh barang terbakar habis. Laporan yang kami terima mencakup padi sebanyak 600 kg, uang tunai Rp1,5 juta, perhiasan emas seberat 4 gram, seluruh pakaian, serta dokumen-dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP,” rinci Jenal.

Saat ini, Ibu Oob yang hidup sebatang kara terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya. Kondisi di lokasi kejadian sudah kondusif dengan cuaca cerah, namun hanya menyisakan puing-puing rumah yang hangus. Total kerugian akibat kebakaran ini masih dalam tahap perhitungan oleh tim di lapangan.

Tim gabungan yang terdiri dari P2BK Sagaranten, aparat Desa dan Kecamatan, Koramil, Polsek, Kasi Trantib, serta Pemadam Kebakaran telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan. Selain itu, himbauan kepada masyarakat sekitar juga telah disampaikan untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

Kini, uluran tangan para dermawan sangat dinantikan. Kebutuhan yang paling mendesak bagi Ibu Oob adalah bahan material untuk membangun kembali rumahnya, bantuan sembako untuk kebutuhan pangan sehari-hari, serta pakaian layak pakai.(*)


Reporter: Aris Jampang

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi