Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 22 Agu 2023 19:58 WIB

Pedagang Sayur Ini Kaget Melihat Tengkorak Tergantung Di Pohon Nangka


					Pedagang Sayur Ini Kaget Melihat Tengkorak  Tergantung Di Pohon Nangka Perbesar

JENTERANEWS.com – Geger penemuan tengkorak manusia berjaket TNI tergantung di pohon nangka, di Desa Baniwangi, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tengkorak pertama kali ditemukan oleh Isam, seorang pedagang sayuran. proses evakuasi penemuan sesosok mayat yang sudah menjadi tengkorak itu dilakukan pada Senin (21/8) di tepatnya di Gunung Genteng, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

“Isam sedang mencari nangka muda di gunung. Ketika menengok ke salah satu pohon nangka, ia kaget karena melihat tengkorak sudah tergantung di pohon nangka dengan ketinggian sekitar 5 meter,” kata Kapolsek Gegerbitung Iptu Erman, Selasa (22/8/2023).

Pihaknya lalu berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat terkait adanya dugaan orang hilang. Hasilnya, kata dia, ada salah satu warga yang melaporkan kehilangan orang atas nama EG (55).

“Jadi, korban itu telah dilaporkan ke Desa Buniwangi, sehingga dilakukan pengecekan dan ternyata benar, korban selama 2 bulan telah meninggalkan rumah dan dicari-cari oleh pihak keluarganya, tapi tidak ditemukan,” ujarnya.

Terkait jaket TNI yang ditemukan di TKP, keluarga menuturkan kepada polisi bahwa jaket itu milik korban. Meski demikian, kata dia, korban bukan anggota ataupun pensiunan TNI.

“Korban masyarakat biasa, bukan anggota TNI dan jaket loreng TNI itu adalah jaket favoritnya, setiap hari pakai itu,” ujarnya.

Polisi menduga, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon nangka. Semasa hidupnya, korban dilaporkan mengalami depresi hingga gangguan mental.

“Jadi korban itu mentalnya agak terganggu, kadang baik (normal) dan terkadang kambuh. Dua bulan yang lalu berpamitan kepada keluarga dan tetangga. Bahkan, ia telah meminta maaf bila ada kesalahan, setelah itu pergi meninggalkan rumah,” ungkapnya.

“Nah, sekarang ditemukan sudah dalam kondisi tulang belulang dan sudah dikebumikan. Korban itu, meninggalkan istri untuk anaknya berapa jumlahnya, saya tidak tahu. Tapi, yang di rumah keluarga duka tadi ada satu anaknya dan sudah dewasa,” sambungnya

Kasi Pemerintah Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, Deden Rahmat menambahkan kronologis hilangnya korban. Dia mengatakan, korban mengalami masalah kejiwaan sejak tiga bulan lalu dan sempat dirawat di RSUD Syamsudin SH.

Kemudian, dua bulan yang lalu bertepatan dengan hari menjelang perayaan Idul Adha, korban meninggalkan rumah dan sempat meminta maaf kepada warga. Setelah pergi dan tak kembali ke rumah, keluarga dan pemerintah setempat menyebarkan foto-foto korban.

“Kemudian disebar foto-foto di warung, tapi nggak ada yang menemukan. Kebetulan mungkin ada seseorang yang biasa ngambil sayuran buat jualan di pasar masuk ke puncak gunung. Memang posisinya kalau dari rumah (pedagang sayuran nangka muda) itu sekitar 500 meter,” kata Deden.

Dia menuturkan, kondisi korban saat ditemukan sudah berbentuk tulang belulang. Namun ada beberapa barang korban yang masih tertinggal dan menjadi penguat jika korban adalah EG, warga yang selama ini hilang.

“Keluarga dan anaknya menerima. Ciri-cirinya baju yang dia gunakan, bawa pisau dan sarung. Jadi tadi teh pas lihat meskipun sudah tulang belulang tapi masih ada itunya (pisau),” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Viral Dugaan ‘Child Grooming’: Guru SD di Sukabumi Dikecam Akibat Konten Romantisasi Siswi

7 Februari 2026 - 11:29 WIB

Ruslandi (kiri), oknum guru SD di Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani proses klarifikasi terkait konten videonya bersama seorang siswi yang viral dan menuai kecaman publik di media sosial.

Hujan Deras Guyur Cibadak: Angin Kencang Rusak Rumah Warga, Tembok Penahan Tanah Ambrol

2 Februari 2026 - 11:42 WIB

Kondisi rumah milik warga di Kampung Babakan Sirna, Cibadak, yang terancam akibat longsornya TPT sepanjang 4 meter. Peristiwa yang terjadi Minggu sore ini berdampak langsung pada kediaman Bapak M. Jaja dan membahayakan rumah Ibu Emi Suaemi.

Teror Dini Hari di Cibadak: Empat Pemuda Jadi Korban Serangan Brutal Orang Tak Dikenal

1 Februari 2026 - 12:22 WIB

Seorang pemuda, salah satu dari empat korban penyerangan brutal oleh kelompok tak dikenal di Kampung Longkrak Batas, Desa Pamuruyan, Cibadak, tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Sekarwangi pada Minggu (1/2/2026). Korban terlihat dengan tangan kanan yang diperban, didampingi oleh petugas keamanan dan kerabatnya. Insiden berdarah yang terjadi pada dini hari tersebut mengakibatkan para korban mengalami luka-luka akibat senjata tajam saat melintas di jalan yang gelap.

Peringatan Satu Abad NU: PCNU Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah

31 Januari 2026 - 21:16 WIB

Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E.S Mubarok, saat memberikan pidato dalam acara Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama di Sekretariat PCNU, Sabtu (31/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen NU untuk bersinergi dan menjadi garda terdepan pembangunan daerah.

Hilang Kendali di Jalur Sempit, Toyota Avanza Terjun ke Jurang di Nagrak Sukabumi

31 Januari 2026 - 12:57 WIB

Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna perak terperosok ke dalam jurang sedalam tiga meter dengan posisi terbalik di Kampung Leuwipeuti, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Seorang warga terlihat membantu proses evakuasi di lokasi kejadian, disaksikan oleh petugas kepolisian dan beberapa warga lainnya. Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali saat melintas di jalan alternatif yang sempit.

Nasib Pilu Pengelola SPPG Sukabumi: Mobil Dipepet, Uang Gaji Relawan Rp191 Juta Melayang

31 Januari 2026 - 12:37 WIB

Anggota Polsek Sukaraja saat memeriksa kondisi ban mobil Honda Mobilio bernopol B 2211 UFG yang menjadi sasaran aksi pencurian modus gembos ban di Sukaraja, Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Dalam insiden ini, uang tunai Rp191 juta raib digasak pelaku.
Trending di Kriminal