Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 14 Jan 2026 20:01 WIB

Pemkab Sukabumi Jawab Keluhan Warga: Perbaikan Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran


					Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, memberikan keterangan pers terkait rencana perbaikan total ruas Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu. Perbesar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, memberikan keterangan pers terkait rencana perbaikan total ruas Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu.

JENTERANEWS.com – Kondisi rusak parah pada ruas Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu, yang selama ini menjadi sumber keluhan utama warga dan pengguna jalan, akhirnya mendapatkan respons serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi memastikan perbaikan infrastruktur vital tersebut akan segera dilaksanakan dengan target penyelesaian sebelum Hari Raya Idul Fitri (Lebaran).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan secara komprehensif. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Sekretaris Daerah, Camat Palabuhanratu, jajaran teknis Dinas PU, serta pihak manajemen rumah sakit yang berlokasi di sekitar ruas jalan tersebut.

“Beberapa hari lalu kami turun langsung ke lapangan. Kondisi Jalan Ahmad Yani memang rusak berat, dengan panjang kerusakan mencapai sekitar 900 meter,” ujar Uus Firdaus dalam keterangannya.

Dalam analisis teknisnya, Uus menjelaskan bahwa upaya penanganan sementara sebenarnya sempat dilakukan beberapa bulan lalu menggunakan metode cold mix (aspal dingin), khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Namun, perbaikan tersebut tidak bertahan lama karena akar permasalahan utama bukan hanya pada permukaan jalan, melainkan pada sistem drainase yang buruk.

“Hasil analisa teknis menunjukkan bahwa persoalan terbesar ada pada drainase. Kalau hanya menambal permukaan jalan tanpa memperbaiki aliran air, kerusakan akan terus berulang,” jelasnya.

Selain itu, limpasan air hujan dari area rumah sakit juga teridentifikasi sebagai faktor penyebab genangan yang merusak jalan. Menyikapi hal ini, telah disepakati bahwa penanganan saluran air di area rumah sakit akan menjadi tanggung jawab pihak rumah sakit secara mandiri. Hal ini memungkinkan anggaran Dinas PU difokuskan sepenuhnya untuk konstruksi jalan dan drainase utama.

Terkait teknis pengerjaan, Uus memaparkan bahwa idealnya seluruh ruas jalan sepanjang 900 meter tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) untuk menjamin umur teknis yang panjang. Namun, skema tersebut membutuhkan anggaran sebesar Rp8 miliar, sedangkan alokasi anggaran daerah yang tersedia saat ini adalah Rp4 miliar.

Menyiasati keterbatasan tersebut, Dinas PU menerapkan strategi kombinasi konstruksi: 300 meter akan dibangun menggunakan konstruksi beton (pada titik paling krusial). 600 meter akan ditangani menggunakan aspal hotmix. Perbaikan drainase akan dilakukan di sepanjang ruas jalan.

“Dengan anggaran Rp4 miliar, kita akan optimalkan menangani 300 meter menggunakan beton dan 600 meter menggunakan aspal, sekaligus memperbaiki drainase,” ungkap Uus.

Menyadari bahwa proses konstruksi nantinya berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama para pedagang yang memanfaatkan trotoar, Uus meminta pengertian dan kerja sama dari masyarakat demi kelancaran pembangunan.

“Kami mohon kerja samanya, karena dalam pelaksanaan nanti pasti ada sedikit gangguan. Tapi semua ini demi hasil yang lebih baik dan agar umur jalan bisa lebih panjang,” imbaunya.

Di akhir pernyataannya, Uus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Palabuhanratu atas keterlambatan penanganan yang disebabkan oleh proses administrasi pengadaan barang dan jasa.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat. Insya Allah dalam dua bulan ke depan penanganan sudah bisa dimulai lebih awal. Kami ingin jalan ini kembali nyaman dilalui dan tidak lagi menimbulkan kecelakaan yang selama ini menjadi catatan serius bagi kami,” tegasnya.

Sebagai bentuk transparansi, Dinas PU juga berkomitmen untuk menyampaikan secara terbuka daftar prioritas penanganan jalan di Kabupaten Sukabumi untuk tahun anggaran 2026 mendatang.(*)


 

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi