Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Nov 2025 19:19 WIB

Pencarian Dua Pemancing Terseret Ombak di Cikeueus Loji Sukabumi Diperpanjang


					Personel SAR gabungan melakukan penyisiran darat (SRU 2) sejauh 2 km dari lokasi kejadian di Pantai Cikeueus Loji, Senin (17/11). Cuaca buruk disertai angin kencang menjadi tantangan utama dalam menemukan dua korban pemancing yang hilang. Perbesar

Personel SAR gabungan melakukan penyisiran darat (SRU 2) sejauh 2 km dari lokasi kejadian di Pantai Cikeueus Loji, Senin (17/11). Cuaca buruk disertai angin kencang menjadi tantangan utama dalam menemukan dua korban pemancing yang hilang.

JENTERANEWS.com – Upaya pencarian intensif terhadap dua orang pemancing yang dilaporkan terseret ombak tinggi di Pantai Cikeueus Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (17/11) belum membuahkan hasil. Operasi pencarian yang melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur SAR gabungan harus dihentikan sementara menjelang petang dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari.

Dua korban yang hilang terseret ombak saat memancing di lokasi tersebut diidentifikasi sebagai:

  • Ujang Agus (40 tahun), laki-laki, beralamat di Kp. Babadan RT/RW 001/011, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.

  • Deni Setiawan (35 tahun), laki-laki, beralamat di Kp. Otista RT/RW 03/05, Kel. Pelabuhanratu, Kec. Pelabuhanratu, Kab. Sukabumi.

Koordinator lapangan melaporkan bahwa upaya pencarian kembali dilanjutkan pada Senin (17/11) pagi, tepatnya pukul 07.00 WIB. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua satuan regu pencari (Search and Rescue Unit – SRU) untuk mengoptimalkan jangkauan area:

  • SRU 1: Melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR (perahu karet) hingga sejauh 4 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian.

  • SRU 2: Melakukan penyisiran darat (land sweeping) sejauh 2 kilometer dari titik terakhir korban terlihat.

Sayangnya, operasi yang berlangsung hingga pukul 17.30 WIB tersebut menghadapi sejumlah tantangan signifikan. Faktor penghambat utama adalah cuaca hujan deras yang disertai angin kencang dan gelombang laut yang tinggi, mempersulit jarak pandang dan manuver perahu karet.

Meskipun segala daya telah dikerahkan, kedua korban, Ujang Agus dan Deni Setiawan, belum berhasil ditemukan.

Operasi pencarian ini menunjukkan sinergi kuat antarlembaga dan komunitas. Sejumlah besar unsur SAR gabungan terlibat aktif dalam upaya kemanusiaan ini, di antaranya:

Pos SAR Sukabumi2, Polsek Ciemas, Polair Polres Sukabumi, Pos AL Pelabuhanratu, Koramil Ciemas, P2BK BPBD Kab. Sukabumi & P2BK BPBD Kec. Ciracap, Sarda8.Pramuka Peduli, SAR Khatulistiwa, Saka SAR Sukabumi, Sehati Gerak Bersama, Classic Bikers Pelabuhanratu, Sigap Pasundan, Catatan Cakrawala, ASB, Masyarakat dan Pihak keluarga

Adapun alat utama (Alut) yang dikerahkan untuk mendukung operasi meliputi Rescue Car Hilux, Perahu Rubber, serta Palsar Selam dan Palsar Air.

Mengingat kondisi yang tidak memungkinkan untuk pencarian di malam hari, operasi SAR akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan harapan cuaca akan lebih mendukung untuk penemuan kedua korban.


Laporan: Aris Jampang 

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi