Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Jul 2025 20:53 WIB

Peringati HAN 2025, Bupati Asep Japar: Anak Harus Jadi Generasi Unggul, Calon Pemimpin Bangsa


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, berdialog akrab dengan anak-anak pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Sukabumi 2025 di Agro Wisata Pusaka Cinta, Minggu (27/7/2025). Bupati berpesan agar mereka tumbuh menjadi generasi unggul yang siap memimpin bangsa. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, berdialog akrab dengan anak-anak pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Sukabumi 2025 di Agro Wisata Pusaka Cinta, Minggu (27/7/2025). Bupati berpesan agar mereka tumbuh menjadi generasi unggul yang siap memimpin bangsa.

JENTERANEWS.com – Suasana meriah dan penuh semangat terpancar di Agro Wisata Pusaka Cinta, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, saat Kabupaten Sukabumi merayakan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 pada hari Minggu (27/7). Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang hadir bersama Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, dengan tegas menyuarakan harapannya agar anak-anak Sukabumi tumbuh menjadi generasi unggul yang siap memimpin bangsa di masa depan.

Peringatan HAN tahun ini di Sukabumi mengusung tema “Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2025”, sebuah seruan untuk mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan kepedulian sosial.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Bupati Asep Japar menekankan peran vital anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan. “Ananda semua adalah generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kalian harus menjadi generasi unggul yang memiliki kepribadian kuat, kepedulian sosial yang tinggi, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya di hadapan ratusan anak-anak yang hadir.

Bupati yang akrab disapa Asjap ini juga memberikan pesan spiritual dan motivasi kepada para tunas bangsa. “Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah SWT, memohon perlindungan dan bimbingan bagi diri sendiri, keluarga, serta bangsa Indonesia. Teruslah semangat dalam belajar, tetap ceria, sayangi keluarga, dan peduli pada teman-teman,” pesannya, yang ditutup dengan pekikan semangat, “Ingat, Anak Indonesia Kita Semua Bersaudara!”

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, H. Eki Radiana Rizki, menjelaskan makna di balik tema yang diusung. “Melalui tema ini, kami berupaya memberikan penghormatan, perlindungan, dan meningkatkan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa, sejalan dengan cita-cita menuju Indonesia Emas,” terang Eki.

Perayaan HAN tingkat Kabupaten Sukabumi tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni. Sebuah momen bersejarah tercipta melalui pemecahan Rekor MURI untuk Pemakaian Kain Kebaya oleh Anak-anak Terbanyak di Provinsi Jawa Barat, sebuah upaya menanamkan cinta budaya sejak dini.

Selain itu, lapangan Agro Wisata Pusaka Cinta dihidupkan dengan berbagai “kaulinan barudak” (permainan anak-anak tradisional Sunda), yang mengajak anak-anak untuk sejenak lepas dari gawai dan berinteraksi langsung dengan teman sebayanya. Tidak ketinggalan, acara ini juga menyediakan pelayanan administrasi kependudukan dan layanan kesehatan gratis bagi anak-anak dan keluarga yang hadir.

Sebagai simbol pemenuhan hak anak, Bupati didampingi Sekda secara simbolis menyerahkan dokumen administrasi kependudukan kepada perwakilan anak. Acara ini turut dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Camat Cicantayan, serta tamu undangan lainnya, menunjukkan komitmen bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang anak di Kabupaten Sukabumi.(*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Tiga Rumah di Cikidang Rusak Akibat Hujan Lebat Tengah Malam, Warga Menanti Bantuan Material

6 Maret 2026 - 20:29 WIB

Warga di Kampung Ciburial, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, menatap dengan penuh kesedihan gundukan tanah liat yang menjebol dinding dan memenuhi ruang tamu rumah mereka. Pemandangan pilu ini menunjukkan skala kerusakan parah yang sebenarnya setelah hujan lebat, memperjelas mengapa bantuan mendesak, terutama alat bangunan, sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak.

Sahkan Perda Baru, Pemkot Sukabumi Berpacu Tangani 160 Hektare Kawasan Kumuh Tersisa

6 Maret 2026 - 20:17 WIB

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, saat memaparkan strategi pemerintah daerah dalam menuntaskan 160 hektare sisa kawasan kumuh di Kota Sukabumi.

Diterjang Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah di Cikembar Ambruk Menimpa Rumah Warga

6 Maret 2026 - 20:07 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi (berseragam oranye) dan personel Bhabinkamtibmas (anggota polisi) serta warga setempat bersinergi melakukan pembersihan dahan pohon dan puing-puing di lokasi bencana di Perumahan Rina Residence, Kampung Ciseupan, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar.

Tinjau Pendidikan Inklusif dan Modern di Sukabumi, Wabup Dampingi Wamendikdasmen Sambangi SDN 01 dan SRMP 7

6 Maret 2026 - 19:55 WIB

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, menyerahkan bantuan perlengkapan belajar berupa tas kepada salah seorang siswa saat meninjau kegiatan belajar mengajar di Sukabumi, Jumat (6/3/2026).

Hujan Deras Picu Longsor di Nyalindung Sukabumi, Sebagian Bahu Jalan Provinsi Tertutup Material

6 Maret 2026 - 19:43 WIB

Kondisi longsor tebing di Kampung Cipulus, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (6/3/2026). Material tanah dan vegetasi terlihat runtuh menutupi sebagian bahu jalan provinsi akibat curah hujan tinggi. Petugas gabungan kini tengah berupaya melakukan pengerukan dan pembersihan lokasi.

Tanggap Darurat Pergerakan Tanah Bantargadung: Kapolres Sukabumi Salurkan Bantuan dan Kaji Opsi Relokasi

5 Maret 2026 - 22:01 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. (tengah, dengan selempang kuning) bersama jajaran Pejabat Utama Polres Sukabumi secara simbolis memasang garis polisi (police line) di salah satu titik pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/2026).
Trending di Sukabumi