Menu

Mode Gelap

Aplikasi · 13 Mar 2022 12:59 WIB

PROGRAM BEASISWA S2 DALAM DAN LUAR NEGERI KEMENTERIAN KOMINFO TA 2022


					WhatsApp Image 2022 03 13 at 12.55.00 Perbesar

WhatsApp Image 2022 03 13 at 12.55.00

Kementerian  Komunikasi  dan  Informatika  melalui   Badan   Penelitian   dan  Pengembangan   Sumber   Daya   Manusia  kembali  membuka  Program  Beasiswa  S2  Dalam   dan   Luar   Negeri   Tahun   2022.  Program  ini  merupakan  salah  satu  wujud  komitmen   Kementerian   Komunikasi   dan  Informatika   untuk   pengembangan  kapasitas   sumber   daya   manusia  khususnya   di  bidang  Teknologi  Informasi  dan Komunikasi (TIK).

Program   Beasiswa   S2   Dalam   dan   Luar  Negeri  dibuka  untuk  mendukung  program  prioritas   percepatan   Transformasi  Digitalisasi   Nasional   yang   meliputi   4  (empat)  sektor  strategis,  yaitu  infrastruktur  digital,   pemerintahan   digital,   ekonomi  digital dan masyarakat digital.  Program   Beasiswa   ini   terbuka   bagi  aparatur   pemerintah   Pusat maupun  Daerah  termasuk  TNI  dan  POLRI  dan  juga  masyarakat   umum   dari   instansi   swasta  yang  memiliki  latar  belakang  pekerjaan  di  sektor TIK atau pelaku start-up lokal.  Sebagai   bentuk   kebijakan   di   masa  pandemi  COVID-19,  metode  pembelajaran  Program   Beasiswa   S2   Dalam   Negeri  mengikuti   kebijakan   pemerintah.  Sedangkan   pemberangkatan   penerima  beasiswa   Program   Beasiswa   S2   Luar  Negeri   akan   mempertimbangkan   kondisi  perkembangan   pandemi,   kebijakan  pemerintah   dan   perguruan   tinggi   di  Negara   tujuan   studi   serta   metode  pembelajaran yang akan digunakan.

Dalam  hal  kebijakan  perguruan  tinggi  dan Negara  tujuan  studi  menggunakan  metode pembelajaran   distance   learning   atau memberlakukan   pembelajaran   daring, penerima  beasiswa  akan  mengikuti  proses pembelajaran   di   kota   domisili masing-masing   atau   sesuai   ketentuan yang diberlakukan.

 

A. PROGRAM BEASISWA S2  LUAR   NEGERI   KEMENTERIAN KOMINFO TA 2022

 Pendaftaran  untuk  program  beasiswa  S2 Luar   Negeri   dibuka   hingga   tanggal   31 Maret  2022  untuk  5  (lima)  Negara  tujuan studi   dengan   mendaftar   pada   website  beasiswa  Kominfo  .  Calon pendaftar agar memperhatikan  batas  waktu  pendaftaran ke  Kementerian  Kominfo  serta  perguruan tinggi yang dituju. Dokumen   Persyaratan   Program Beasiswa S2 Luar Negeri
Berkas  pendaftaran  yang  harus  diunggah pada   saat   pendaftaran   ke   website
beasiswa Kominfo  adalah sebagai berikut:

  • Scan KTP
  • Scan Paspor   hijau   bagi  masyarakat  umum  dan  Paspor  biru
  • Salinan SK PNS (bagi PNS)
  • Salinan SK   Pengangkatan   atau  Perjanjian  Kontrak  (bagi  Karyawan Swasta)   atau Portofolio   (bagi Wirausaha atau Pendiri  start-up  )
  • Salinan Ijazah S1/D4
  • Salinan Transkrip Akademik
  • Scan Sertifikat TOEFL/IELTS
  • Outline rencana   tugas   akhir  maksimal  1  halaman  (judul,  tujuan dan manfaat  yang  sesuai  dengan program   Transformasi   Digitalisasi Nasional)
  • Surat Izin Atasan
  • Surat Rekomendasi (Atasan/Dosen/Lainnya)
  • Check List Berkas Pendaftaran

Persyaratan Program Beasiswa S2 Luar Negeri

Persyaratan pelamar Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Kominfo terbagi menjadi persyaratan umum yang berlaku untuk seluruh skema beasiswa di seluruh Universitas dan Negara Tujuan Studi dan Persyaratan Khusus yang berlaku secara spesifik untuk Negara tujuan dan perguruan tinggi tertentu. Adapun persyaratan umum adalah:

I. Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Berlatar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku rintisan (start-up) lokal (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas)
  3. Berusia maksimal 37 tahun untuk PNS/Anggota TNI/POLRI dan 33 tahun untuk masyarakat umum pada saat penutupan pendaftaran;
  4. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 baik atas biaya
    sendiri maupun dari lembaga lain;
  5. Mendapatkan izin pejabat yang
    berwenang;
  6. Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun;
  7. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan;
  8. Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 dan khusus bagi penyandang disabilitas minimal 2,50 (dari skala 4,0);
  9. Memiliki sertifikat TOEFL ITP dengan skor paling sedikit 530 atau TOEFL iBT 90 atau IELTS 6,5 (Bagi pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL iBT/IELTS, dapat menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk seleksi internal beasiswa Kementerian Kominfo. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan Mitra Perguruan Tinggi);
  10. Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk penerimaan bulan Agustus/September 2022;
  11. Memenuhi persyaratan khusus dari perguruan tinggi yang dituju.
Baca Juga:   Geruduk Koramil 2211, Kapolsek Sagaranten Sampaikan HUT TNI

II. Persyaratan Khusus

  1. Republik Rakyat Tiongkok – Tsinghua University
  2. Pelamar beasiswa wajib mendaftar dan mengikuti tahap seleksi beasiswa ke Kementerian Kominfo terlebih dahulu, bersamaan dengan menyiapkan berkas persyaratan khusus perguruan tinggi
  3. Persyaratan khusus, dokumen yang harus diunggah dan sistem aplikasi daring Tsinghua dapat dilihat pada laman ( https://yz.tsinghua.edu.cn/en/Admissions/How_to_Apply.htm )
  4. Biaya pendaftaran akan ditanggung oleh Kementerian Kominfo bagi pendaftar yang telah dinyatakan menjadi penerima beasiswa Kementerian Kominfo Tahun 2022.

2. India – International Institute of Information Technology Bangalore

Pelamar wajib mengikuti tes daring yang diselenggarakan oleh IIITB dan akan difasilitasi oleh Kementerian Kominfo pada pertengahan bulan Mei 2022 (Jadwal akan diinformasikan kemudian) dengan ragam tes sebagai berikut:

  1. Kemampuan Bahasa Inggris;
  2. Kompetensi umum (sejenis TPA); dan
  3. Wawancara daring dengan \ Admissions Team

3. Hungaria – Eötvös Loránd University

Pelamar beasiswa wajib mendaftar ke perguruan tinggi secara mandiri untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) bersamaan dengan pendaftaran beasiswa ke Kementerian Kominfo. Batas waktu pendaftaran ke Eötvös Loránd University pada tanggal 30 April 2022.

  1. Belanda – University of Twente

Pelamar beasiswa wajib mendaftar ke perguruan tinggi secara mandiri untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) bersamaan dengan pendaftaran beasiswa ke Kementerian Kominfo. Batas waktu pendaftaran ke Twente University pada tanggal 1 Mei 2022.

  1. Jepang – UEC (The University of Electro Communications)

Pelamar beasiswa wajib mendaftar dan mengikuti tahap seleksi beasiswa ke Kementerian Kominfo terlebih dahulu, bersamaan dengan

menyiapkan berkas persyaratan khusus perguruan tinggi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui website: https://beasiswa.kominfo.go.id  

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi helpdesk: 0857 – 6000 – 8994 email: beasiswaln@mail.kominfo.go.id

 

B. PROGRAM BEASISWA S2 DALAM NEGERI KEMENTERIAN KOMINFO TA 2022

  1. Persyaratan Umum Program Beasiswa S2 Dalam Negeri: Masa kerja minimum 2 tahun;
  2. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
  3. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih;
  4. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas reguler.
  5. Outline rencana tugas akhir maksimal 1 halaman (judul, tujuan dan manfaat yang sesuai dengan program Transformasi Digitalisasi Nasional)

Persyaratan Khusus untuk Pegawai Negeri Sipil Program Beasiswa S2 Dalam Negeri:

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada instansi pemerintah Pusat dan Daerah, TNI/POLRI berstatus aktif;
  2. Masa kerja minimum 2 tahun (terhitung sejak menjadi CPNS);
  3. Berusia maksimum 37 tahun pada saat mendaftarkan diri;
  4. Bagi PNS di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), berusia maksimum 42 tahun pada saat mendaftarkan diri. Daftar daerah 3T mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020 – 2024 tanggal 27 April 2020 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017 Tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar tanggal 2 Maret 2017;
  5. Mendapatkan izin dan rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum pimpinan instansi setingkat Eselon II) di instansi yang bersangkutan untuk menjalani pendidikan;
  6. Persyaratan standar IPK minimal 3,00 untuk bidang komunikasi dan Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan serta minimal 2,90 untuk bidang informatika;
  7. Tidak ditujukan bagi PNS dengan jabatan fungsional pengajar pada instansi sektor pendidikan;
  8. Persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa S2 Ilmu Komunikasi adalah tugas dan fungsinya terkait dengan pelayanan informasi dan kehumasan pemerintah dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa Informatika, adalah tugas dan fungsinya terkait dengan tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) /Keamanan Informasi serta persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa S2 Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan adalah tugas dan fungsinya terkait dengan pembuatan kebijakan di instansi yang bersangkutan.
Baca Juga:   Tenaga Kesehatan di Puskesmas Cidadap Awali Vaksinasi Covid-19

Persyaratan Khusus untuk Masyarakat Umum Program Beasiswa S2 Dalam Negeri:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Usia maksimum pelamar 33 tahun pada saat mendaftarkan diri;
  3. Latar belakang pekerjaan di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi dan pelaku startup lokal;
  4. Masa kerja minimum 2 tahun;
  5. Mendapatkan izin dari pimpinan yang berwenang untuk menjalani pendidikan;
  6. Menyertakan surat keterangan anjuran atau surat rekomendasi dari pimpinan, dosen atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas;
  7. Persyaratan standar IPK minimal 3,00 untuk bidang komunikasi dan Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan serta minimal 2,90 untuk bidang informatika; dan
  8. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih.

Program studi Skema Reguler:

I. Beasiswa S2 Informatika

Program Beasiswa S2 Bidang Informatika bekerjasama dengan 4 (empat) Perguruan Tinggi, yaitu:

  1. Magister Teknologi Informasi (MTI) – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) dengan fokus area Tata kelola TIK bagi PNS dan Start-up Digital bagi Masyarakat Umum;
  2. Magister Manajemen Keamanan Jaringan Informasi (MKJI) – Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) dengan fokus area Pengembangan Cyber Security bagi PNS;
  3. Magister Teknik Elektro Opsi Layanan Teknologi Informasi (LTI) dan Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi (RMKI) – Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI – ITB) dengan fokus area Transformasi Layanan Digital Pengembangan Enterprise Architecture bagi PNS;
  4. Magister Teknologi Informasi (MTI) – Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan fokus area Pengembangan Sistem untuk Smart City dan Smart Government bagi PNS dan Masyarakat Umum; dan
  5. Magister Teknik Elektro konsentrasi Telematika (Pengelola TIK Pemerintahan) – Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas Institut Teknologi Sepuluh dengan fokus area Implementasi Big Data dan AI bagi PNS dan Masyarakat Umum.

 

II. Beasiswa S2 Komunikasi

Program Beasiswa S2 Ilmu Komunikasi bekerjasama dengan 7 (tujuh) Perguruan Tinggi, yaitu:

  1. Magister Ilmu Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI);
  2. Magister Ilmu Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM);
  3. Magister Ilmu Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (UNS);
  4. Magister Media dan Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair);
  5. Magister Ilmu Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand);
  6. Magister Ilmu Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU); dan
  7. Magister Ilmu Komunikasi – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas).
  • Beasiswa S2 Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan minat studi Transformasi Digital Sektor Publik
Baca Juga:   Bergandengan Tangan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Lembursawah Kawal Pembagian BPNT

Orogram biasiswa S2 Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan minat studi Transformasi Digital Sektor Publik, terdapat pada Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan minat studi Transformasi Digital Sektor Publik – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan fokus area Pengembangan Kebijakan Publik untuk Teknologi Digital bagi PNS dan Masyarakat Umum

Pendaftaran jalur program Beasiswa S2 Dalam Negeri Reguler Kementerian Kominfo dapat diikuti dengan alur sebagai berikut:

  1. Calon peserta beasiswa mendaftar ke website beasiswa Kominfo;
  2. Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi di Kominfo, Calon peserta beasiswa dapat mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru pada Perguruan Tinggi (PT) mitra yang diminati (jadwal penerimaan masing-masing perguruan tinggi mitra dapat dilihat di masing-masing website perguruan tinggi);
  3. Peserta yang telah lulus seleksi masuk PT selanjutnya menghubungi panitia pengelola beasiswa di masing-masing PT untuk pendaftaran jalur Progam Beasiswa Kementerian Kominfo
  4. Melengkapi dokumen persyaratan khusus pada website beasiswa Kominfo, sebagai berikut: PNS:
  5. SK CPNS;
  6. SK PNS;
  7. K Terbaru;
  8. Ijazah & Transkrip Nilai S1;
  9. Surat izin /rekomendasi dari pimpinan (minimum pimpinan instansi setingkat Eselon II bagi PNS dan pimpinan yang berwenang bagi pendaftar dari masyarakat umum) untuk melanjutkan pendidikan tingkat pascasarjana dengan status Tugas Belajar;
  10. Khusus pendaftar dari PNS, Surat Pernyataan dari pimpinan (minimum pimpinan instansi setingkat Eselon II dan ditandatangani di atas materai 10.000) yang menyatakan bahwa calon penerima beasiswa akan ditempatkan pada bidang pekerjaan yang berkaitan dengan bidang studi yang telah dijalani sekembalinya ke instansi asal apabila dinyatakan sebagai penerima beasiswa;
  11. Pemenuhan persyaratan relevansi tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih, bagi PNS dibuktikan dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Jabatan (SPMJ) /Surat Keputusan /Surat Tugas yang menyatakan yang bersangkutan tugas dan fungsinya pada Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi/ Pengelolaan TIK /Keamanan Informasi, dan Surat Keputusan Jabatan Struktural bagi yang sudah menjabat atau Surat Penempatan dari unit yang menangani kepegawaian dari masing-masing instansi kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas di bidang terkait di atas materai 10.000;
  12. Dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih;
  13. Surat keterangan lulus penerimaan dari Perguruan Tinggi pilihan. Umum:
  14. Ijazah & Transkrip Nilai S1;
  15. Daftar riwayat hidup;
  16. Surat Keterangan Kerja;
  17. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan/ tokoh yang memiliki kredibilitas di bidang terkait;
  18. Pemenuhan persyaratan relevansi tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih, dibuktikan dengan Surat Pernyataan dari pimpinan yang berwenang;
  19. Dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih;
  20. dan Surat keterangan lulus penerimaan dari Perguruan Tinggi pilihan

 

  1. Kementerian Kominfo akan melakukan verifikasi dan kelengkapan dokumen pendaftaran, melakukan seleksi tahap akhir dan selanjutnya pengumuman Penerima Beasiswa Kementerian Kominfo TA 2022 akan disampaikan secara resmi melalui situs masing-masing Perguruan Tinggi.

 

Pendaftaran dapat dilakukan melalui website: https://beasiswa.kominfo.go.id  Informasi lebih lanjut dapat menghubungi helpdesk : 0857 – 6000 – 8994 email: beasiswadn@mail.kominfo.go.id

Jakarta, 10 Maret 2022 Tim Pengembangan SDM Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika .

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

MPLS di SMK 1 Sagaranten, Kapolsek Sagaranten Beri Penyuluhan ke Siswa Baru

16 Juli 2024 - 20:09 WIB

MPLS di SMK 1 Sagaranten, Kapolsek Sagaranten Beri Penyuluhan ke Siswa Baru

MPLS Harus Menyenangkan Siswa, Ini Aturan MPLS 2024

16 Juli 2024 - 11:51 WIB

MPLS Harus Menyenangkan Siswa, Ini Aturan MPLS 2024

Revisi UU Polri: Polisi Diberi Kewenangan Blokir dan Batasi Internet Demi Keamanan Publik

3 Juni 2024 - 11:50 WIB

Revisi UU Polri: Polisi Diberi Kewenangan Blokir dan Batasi Internet Demi Keamanan Publik

Seminar Kebangsaan BEM STAI Palabuhanratu: Wabup Paparkan Digitalisasi Sebagai Kunci Masa Depan

26 Mei 2024 - 13:21 WIB

Seminar Kebangsaan BEM STAI Palabuhanratu: Wabup Paparkan Digitalisasi Sebagai Kunci Masa Depan

Yayasan As Sayad Mendapat Apresiasi Bupati atas Kontribusi dalam Mewujudkan Visi Kabupaten Sukabumi

18 Mei 2024 - 14:35 WIB

Yayasan As Sayad Mendapat Apresiasi Bupati atas Kontribusi dalam Mewujudkan Visi Kabupaten Sukabumi

Kesempatan Emas Bupati dan Utusan Provinsi Gyeongsangnam-Do Bahas Program Beasiswa Studi di Korea Selatan

15 Mei 2024 - 19:12 WIB

Kesempatan Emas Bupati dan Utusan Provinsi Gyeongsangnam-Do Bahas Program Beasiswa Studi di Korea Selatan
Trending di Kabar Daerah
error: Content is protected !!