Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Jun 2025 20:37 WIB

Protes Membara di Sukamulya: Warga Tuntut Transparansi Domisili Fiktif dan Dana Limbah B3 PT. Paiho Indonesia


					Warga Desa Sukamulya membentangkan poster di tembok Kantor Desa, menyuarakan protes terhadap dugaan domisili fiktif dan menuntut transparansi pengelolaan dana limbah B3 PT. Paiho Indonesia. Perbesar

Warga Desa Sukamulya membentangkan poster di tembok Kantor Desa, menyuarakan protes terhadap dugaan domisili fiktif dan menuntut transparansi pengelolaan dana limbah B3 PT. Paiho Indonesia.

JENTERANEWS.com – Ratusan warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi kembali menggelar aksi damai di depan kantor Desa Sukamulya pada Kamis (26/6/2025). Aksi ini merupakan kelanjutan dari unjuk rasa yang sebelumnya juga dilakukan di depan PT. Paiho Indonesia. Mereka memprotes keras dugaan praktik pembuatan domisili fiktif bagi warga luar desa yang dinilai merugikan warga lokal dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Massa aksi terlihat membentangkan poster di tembok Kantor Desa dengan tulisan menohok: Stop! Menjual belikan domisili Desa Sukamulya #RW 10 selalu mendukung warganya”. Poster ini menjadi representasi kuat dari keresahan warga Sukamulya yang merasa hak-hak mereka terabaikan.

Eden Suhendar, selaku koordinator lapangan, dengan tegas menyuarakan tuntutan agar pemerintah desa dan pihak perusahaan, PT. Paiho Indonesia, bersikap transparan. “Kami bukan menolak orang luar bekerja, tapi jangan sampai hak warga Sukamulya diabaikan. Jika domisili fiktif dibiarkan, praktik ini bisa merusak kepercayaan terhadap pemerintah dan perusahaan. Bahkan, kami menganggap sebagai bentuk pengkhianatan dari Kepala Desa terhadap warga lokal,” tukas Eden, menunjukkan kekecewaan mendalam warga.

Selain persoalan dugaan domisili fiktif, massa aksi juga menyoroti masalah serius terkait pengelolaan dana kompensasi dari limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) PT. Paiho Indonesia. Menurut warga, pengelolaa dana tersebut tidak dilakukan secara transparan dan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak menolak investasi. Tapi jangan jadikan warga hanya sebagai penonton. Kami ingin tahu ke mana aliran dana kompensasi limbah B3, dan apakah sudah masuk dalam APBDes sebagaimana mestinya,” harap Eden, menegaskan keinginan warga untuk mengetahui kejelasan penggunaan dana tersebut.

Selama aksi berlangsung, situasi terpantau tertib dengan pengawalan ketat aparat keamanan setempat. Warga berharap ada langkah tegas dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas dugaan domisili fiktif ini. Selain itu, mereka juga menuntut transparansi penuh dalam pengelolaan dana kompensasi, demi mencegah ketimpangan sosial di masyarakat yang dapat memicu konflik.

Kasus ini menyoroti pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam setiap kebijakan, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan warga lokal. Akankah tuntutan warga Desa Sukamulya ini mendapat respons yang memuaskan dari pihak terkait? Publik menanti langkah nyata dari pemerintah dan perusahaan untuk menyelesaikan persoalan krusial ini.(*)

 


Kor : Rfk

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 75 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi