Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 19 Des 2023 12:24 WIB

Remaja 17 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Desa Mekartani Cidadap


					Remaja 17 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Desa Mekartani Cidadap Perbesar

JENTERANEWS.com – Seorang remaja berusia 17 tahun berinisial “AZ” ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di dapur rumah yang berada di Kampung Ciaul Rt 02 Rw 02 Desa Mekartani Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi. Selasa (19/12/2023).

Berdasarkan informasi yang di himpun JenteraNews.com Senin malam (18/12) , ibu korban dan suaminya kerja lembur, mengerjakan orderan jahitan pakaian di rumah kakek korban, namun ketika mau pulang ke rumah semua pintu terkunci didalam oleh korban, karena hal tersebut sudah menjadi kebiasaan Lilis dan suaminya itu terpaksa tidur di rumah kakek korban.

Baca Juga:   Seharian Pengendara Terjebak Macet di Jalan Nasional II Sukabumi Akibat Tertutup Longsor

Keesokan harinya sekira pukul 06.00 Wib. ibu korban, Lilis, dan suaminya terpaksa mendobrak pintu. Kerena ingin memasak nasi dan banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan.

Setelah pintu terbuka, Lilis, kaget dan menjerit histeris melihat anak nya yang tergantung di ruangan dapur.

Anggota Polisi dan TNI menunjukkan tempat korban gantung diri.

Selanjutnya, pihak keluarga langsung melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Kemudian berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Baca Juga:   Warga Ciandam Sukabumi, Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

Dilokasi, Kanit Reskrim Polsek Sagaranten, Aiptu Yadi Apriadi, beserta anggot langsung mengamankan barang bukti. Selanjutnya Bersama tim medis dari puskesmas Cidadap melakukan Visum luar.

“Dari hasil Pemeriksaan visum luar tim medis Puskesmas Cidadap menyatakan bahwa tidak ada tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban dan dari kemaluan korban mengeluarkan cairan,” terang Aiptu Yadi Apriadi.

Baca Juga:   Dua Unit Rumah Warga Hangus Terbakar di Pabuaran Sukabumi

Terakhir, korban diserahkan ke pihak keluarganya, “keluarga korban menolak untuk otopsi di sertakan surat pernyataan penolakan otopsi,” pungkas Aiptu Yadi Apriadi.

Menurut keterangan warga setempat, Dona, korban tersebut sudah 8 bulan ini memiliki kepribadian yang tertutup, lebih suka menyendiri dan jarang keluar rumah, tidak mau mendengar kebisingan serta sedikit mengalami gangguan mental.

“Korban tidak suka mendengar suara berisik, mendengar suara ibunya batuk pun, korban langsung ngamuk” tandasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 6,054 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tanah Longsor Timpa Dapur Warga Hingga Jebol di Cireunghas Sukabumi

27 Februari 2024 - 09:05 WIB

Kebakaran di Pabuaran Sukabumi, Dua Rumah Panggung Rata dengan Tanah

26 Februari 2024 - 23:45 WIB

Kebakaran di Pabuaran Sukabumi, Dua Rumah Panggung Rata dengan Tanah

Jembatan Di Desa Cibitung Ambruk, Kades Harap Bantuan Pemkab Segera Turun

26 Februari 2024 - 13:20 WIB

Jembatan Di Desa Cibitung Ambruk, Kades Harap Bantuan Pemkab Segera Turun

Dinding Dapur Rumah Muad di Tegalbuled Sukabumi Ambruk Diguncang 5,7 Magnitudo

26 Februari 2024 - 08:46 WIB

Dinding Dapur Rumah Muad di Tegalbuled Sukabumi Ambruk Diguncang 5,7 Magnitudo

Heboh Mayat Pria Tergeletak di Pesisir Pantai Cibuaya Ciracap Sukabumi

25 Februari 2024 - 17:38 WIB

Sungai Cibening Meluap, Pemukiman Warga di Purabaya Sukabumi Terendam Banjir

22 Februari 2024 - 08:34 WIB

Sungai Cibening Meluap, Pemukiman Warga di Purabaya Sukabumi Terendam Banjir
Trending di Peristiwa