JENTERANEWS.com – Sebuah rumah permanen berukuran 6×12 meter di Kampung Kawungluwuk, RT 11B/RW 004, Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, hangus dilalap api pada Rabu dini hari, 11 November 2025. Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00:30 WIB ini diduga dipicu oleh arus pendek listrik.
Menurut laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, api pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Warga segera berupaya melakukan pemadaman sambil menunggu bantuan tiba. Rumah yang terbakar diketahui milik Bapak Eko, yang dihuni oleh satu Kepala Keluarga (KK) dengan satu jiwa.
“Kebakaran berawal dari dugaan arus pendek. Warga melihat api dan langsung berupaya memadamkan. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar petugas P2BK dalam laporannya.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materil akibat bencana ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah). Rumah permanen tersebut ludes terbakar.
Proses pemadaman api melibatkan kerja sama erat antara warga, unit Damkar Sukaraja, serta unsur-unsur terkait lainnya.
Upaya Penanganan dan Pihak Terlibat
Sejumlah pihak segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan koordinasi. Unsur-unsur yang terlibat di lapangan antara lain:
- Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gegerbitung.
- Babinkamtibmas dan Babinsa Caringin.
- Kasi Trantibum.
- Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukaraja.
- P2BK dan Tagana (Taruna Siaga Bencana).
- Perangkat Desa Caringin.
- PLN unit Cilangla.
“Upaya cepat yang dilakukan meliputi koordinasi dengan seluruh unsur terkait, mulai dari Forkopimcam, Polsek, TNI, Pemdes, hingga Damkar dan PLN. Selain itu, kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada,” jelas P2BK Gegerbitung.
Situasi Akhir dan Kebutuhan Mendesak
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya berkat gotong royong tim gabungan dan warga sekitar. Saat pemadaman berlangsung, cuaca di lokasi dilaporkan dalam kondisi gerimis.
Pihak keluarga korban saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa bahan bangunan untuk mendirikan kembali tempat tinggal mereka, serta kebutuhan lain yang mendesak.
Laporan ini telah disampaikan kepada pihak berwenang sebagai bahan pertimbangan untuk tindak lanjut penyaluran bantuan kepada korban.
Editor: Hamjah















