Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Jan 2026 12:31 WIB

Sengkarut Awal Tahun: Ribuan ASN Sukabumi Resah Gaji Januari 2026 Belum Cair, Sekda Akui Ada Kendala Administrasi


					Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) berseragam Korpri. Keterlambatan gaji di awal tahun 2026 memicu keresahan di kalangan pegawai Pemkab Sukabumi. Perbesar

Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) berseragam Korpri. Keterlambatan gaji di awal tahun 2026 memicu keresahan di kalangan pegawai Pemkab Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tengah dilanda keresahan. Memasuki pertengahan Januari 2026, hak gaji bulanan yang dinanti tak kunjung mendarat di rekening. Fenomena ironis “tanggal tua di awal bulan” ini memicu gelombang keluhan, terutama menyangkut desakan kebutuhan rumah tangga dan kewajiban perbankan yang tidak bisa ditunda.

Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, secara terbuka membenarkan adanya keterlambatan pencairan gaji ASN. Dalam keterangannya, Ade menjelaskan bahwa sumbatan utama terletak pada proses administrasi penganggaran tahunan yang belum sepenuhnya rampung di awal tahun anggaran baru ini.

“Memang ada kendala pada proses administrasi penganggaran di awal tahun yang belum tuntas sepenuhnya, sehingga berdampak pada jadwal pencairan,” ujar Ade Suryaman saat dikonfirmasi.

Bagi para abdi negara, keterlambatan ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan pukulan telak bagi stabilitas ekonomi keluarga. Seorang ASN di lingkup Pemkab Sukabumi yang enggan disebutkan namanya menuturkan betapa beratnya situasi ini.

“Kami sangat bergantung pada gaji tepat waktu. Pihak bank tidak mau tahu soal kendala sistem; bunga cicilan terus berjalan dan denda mengintai. Belum lagi biaya sekolah anak di semester baru yang sudah menagih. Saldo rekening nol, tapi kebutuhan mendesak terus datang,” keluhnya dengan nada kecewa.

Ia berharap pemerintah daerah tidak sekadar berlindung di balik alasan klise ‘gangguan sistem’ yang terjadi hampir setiap tahun, melainkan menghadirkan solusi konkret agar dapur para pegawai tetap ngebul.

Ternyata, Sukabumi tidak sendirian menghadapi badai keterlambatan gaji ini. Kondisi serupa menjadi tren negatif yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat pada awal 2026.

Di Kabupaten Purwakarta, gaji ASN sempat tertahan hingga pekan kedua Januari. Penyebabnya disinyalir akibat kesalahan input data pada sistem SIPD-RI (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia) di delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang memicu penguncian sistem otomatis.

Kondisi tak kalah pelik terjadi di Kabupaten Indramayu. Sekitar 4.733 pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipaksa bersabar lebih lama karena proses verifikasi data pada aplikasi keuangan terbaru membutuhkan waktu sinkronisasi yang intensif.

Sementara itu, Pemerintah Kota Cirebon secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan baru menargetkan pencairan pada 12 Januari, mengakui adanya ketidakcermatan penjadwalan di masa transisi.

Namun, tidak semua daerah mengalami nasib serupa. Kabupaten Pangandaran tercatat sebagai salah satu daerah tercepat yang berhasil mencairkan gaji pada 5 Januari setelah merampungkan verifikasi administrasi dengan sigap.

Keterlambatan ini seolah menjadi “ritual tahunan” sejak diberlakukannya sistem informasi keuangan daerah yang terpusat. Transisi data anggaran dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui aplikasi SIPD-RI kerap menjadi titik sumbat (bottleneck) utama di awal tahun anggaran.

Kini, harapan ribuan ASN di Kabupaten Sukabumi bertumpu pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Para pegawai mendesak agar Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) segera diterbitkan, sehingga hak mereka dapat diterima dalam hitungan hari demi menyambung napas ekonomi keluarga.(*)

Laporan: Denny Nurman

Editor: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi