JENTERANEWS.com – Suasana kesibukan jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M mulai terasa di Pasar Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Tepat satu hari menjelang perayaan (H-1), Kamis (5/6/2025), jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Sagaranten melakukan inspeksi mendadak untuk memantau secara langsung harga dan ketersediaan bahan pokok penting.
Kegiatan sidak pasar ini dipimpin langsung oleh Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan. Turut mendampingi Kapolsek Sagaranten, Danramil 0622/11 Sagaranten, Koordinator Pasar Sagaranten, Agus Gumilar, serta Kasi Tantrib Kecamatan Sagaranten. Kehadiran jajaran pimpinan kecamatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya kurban.
“Kami bersama Polsek dan Koramil Sagaranten hari ini turun ke pasar untuk memonitoring kestabilan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi masyarakat Kecamatan Sagaranten,” ujar Camat Ridwan Agus Mulyawan di sela-sela kegiatan.
Dari hasil pantauan, Ridwan mengungkapkan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Sagaranten masih relatif stabil dan terjangkau oleh daya beli masyarakat. “Alhamdulillah, stok bahan pokok juga kami pastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Kalaupun ada kenaikan pada beberapa komoditas, sifatnya masih wajar dan tidak melampaui ambang batas yang mengkhawatirkan,” tambahnya.
Senada dengan Camat, Koordinator Pasar Sagaranten, Agus Gumilar, memberikan keterangan lebih detail mengenai kondisi harga di lapangan. Menurutnya, lonjakan harga yang sedikit signifikan hanya terjadi pada komoditas daging sapi. “Harga normal daging sapi biasanya Rp 150.000 per kilogram. Saat ini, ada kenaikan yang variatif, berkisar antara Rp 160.000 hingga Rp 170.000 per kilogram. Namun, kenaikan ini masih dalam batas kewajaran dan terjangkau oleh masyarakat,” jelas Agus.
Untuk bahan pokok lainnya, lanjut Agus, tidak terjadi lonjakan harga yang berarti. Aktivitas jual beli di pasar memang menunjukkan peningkatan dibandingkan hari-hari biasa, namun tidak sampai terjadi penumpukan pembeli seperti yang kerap terlihat menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Volume pembeli lebih ramai dari biasanya, tetapi masih dalam taraf normal dan sangat terkendali. Tidak ada panic buying,” tegasnya.
Inspeksi yang dilakukan Forkompimcam Sagaranten ini merupakan langkah proaktif pemerintah setempat untuk menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan. Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan setiap potensi masalah terkait harga dan pasokan dapat segera diidentifikasi dan diatasi, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan khidmat.(*)
Reporter: Aris Jampang
Redaktur: Hamjah















