Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Nov 2025 12:17 WIB

Sukabumi Kota Musnahkan Ribuan Knalpot Brong, Respons Tegas Atas Keluhan


					Tumpukan ribuan knalpot brong yang berhasil disita dari pengendara yang melanggar di Sukabumi Kota siap dimusnahkan. Penindakan terhadap knalpot bising ini akan terus berlanjut hingga batas waktu yang tidak ditentukan demi kenyamanan warga. Perbesar

Tumpukan ribuan knalpot brong yang berhasil disita dari pengendara yang melanggar di Sukabumi Kota siap dimusnahkan. Penindakan terhadap knalpot bising ini akan terus berlanjut hingga batas waktu yang tidak ditentukan demi kenyamanan warga.

JENTERANEWS.com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban umum dengan memusnahkan ribuan knalpot brong atau knalpot tidak standar yang telah disita dari penertiban. Langkah tegas ini merupakan respons langsung terhadap derasnya keluhan masyarakat mengenai polusi suara.

Total 1.538 unit knalpot brong atau bising yang berhasil dikumpulkan akan dihancurkan secara bertahap. Mayoritas pelanggar yang ditindak adalah remaja dan pemuda, didominasi oleh kelompok usia di bawah 30 tahun.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Kaslan, menyatakan bahwa operasi penindakan ini dilakukan atas perintah langsung dari Kapolres, melibatkan seluruh jajaran, mulai dari Satuan Fungsi (Satfung) hingga seluruh Polsek di wilayah hukum Sukabumi Kota.

“Penindakan ini didasari oleh laporan dan keluhan masyarakat yang tidak henti-hentinya kami terima, baik melalui layanan kepolisian 110 maupun media sosial resmi Polres dan Satlantas,” jelas AKP Haga Deo Kaslan pada Senin (17/11/2025).

Menurutnya, intensitas keluhan tersebut ditindaklanjuti oleh pimpinan, dan operasi penindakan dipastikan akan terus berlanjut tanpa batas waktu yang ditentukan.

Para pengguna knalpot brong dikenakan berbagai sanksi, mulai dari tilang, teguran, hingga kewajiban penggantian knalpot. Selain sanksi administratif, seluruh knalpot bising tersebut otomatis disita sebagai barang bukti.

“Knalpotnya otomatis kita sita untuk seluruh pengguna knalpot brong, knalpotnya kita sita,” tegasnya.

Penindakan tidak hanya menyasar kendaraan roda dua. Polisi juga telah mengamankan empat unit kendaraan roda empat yang kedapatan menggunakan knalpot modifikasi.

Secara khusus, AKP Haga Deo Kaslan menyoroti bahwa penindakan juga mencakup jenis knalpot yang dimodifikasi secara ekstrem, bahkan knalpot orisinal yang diubah suaranya—atau yang dikenal dengan istilah dibobok—untuk menghasilkan suara bising.

“Untuk knalpot yang digunakan memang standar, tapi dilakukan modifikasi, bahasa kerennya dibobok itu kita tindak tetap. Ini ada beberapa knalpot orisinal tapi dimodifikasi supaya lebih berisik, itu tetap kita tindak,” tambahnya, menekankan bahwa standar kenyamanan masyarakat adalah prioritas.

Pemusnahan sebagian knalpot barang bukti direncanakan pada hari ini (17/11/2025), sementara sisanya akan dilakukan secara berkala. Mengenai tindak lanjut barang bukti yang telah dihancurkan, pihak kepolisian masih menunggu petunjuk dari Kapolres terkait potensi daur ulang, seperti kemungkinan pembentukan monumen atau tugu.

Sebagai upaya pencegahan dari hulu, Polres Sukabumi Kota juga telah melaksanakan himbauan kepada para penjual knalpot di wilayah Sukabumi Kota. Mereka diminta untuk tidak menjual knalpot brong kepada masyarakat umum guna memutus rantai peredaran knalpot yang melanggar standar.

AKP Haga Deo Kaslan menutup pernyataannya dengan imbauan keras kepada masyarakat Sukabumi. “Kami himbau kepada masyarakat Sukabumi karena penindakannya masih berlangsung, saya harap kepada seluruh masyarakat menggunakan knalpot standar, tidak dirubah-rubah atau tidak dimodifikasi. Karena penggunaan knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan masyarakat yang ada di sekitar,” pungkasnya.(*)


Laporan: Denny Nurman 

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi