Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Okt 2025 12:42 WIB

Tanam 4 Hektare Jagung di Sukasirna, Kapolres Sukabumi: Dorong ‘Budaya Baru’ Petani Demi Swasembada Pangan


					Dukungan Swasembada Pangan: Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian meninjau langsung dan berpartisipasi dalam penanaman jagung serentak di Desa Sukasirna, Cibadak. Program 4 hektare ini didorong sebagai stimulus bagi petani, didukung kebijakan serapan panen oleh Bulog dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Perbesar

Dukungan Swasembada Pangan: Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian meninjau langsung dan berpartisipasi dalam penanaman jagung serentak di Desa Sukasirna, Cibadak. Program 4 hektare ini didorong sebagai stimulus bagi petani, didukung kebijakan serapan panen oleh Bulog dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

JENTERANEWS.com – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional diwujudkan secara nyata di Kabupaten Sukabumi. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung pelaksanaan program penanaman jagung serentak di Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak. Program kolaboratif ini bertujuan ganda, yakni mewujudkan swasembada jagung dan membangun budaya bertani yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kegiatan penanaman jagung ini menggarap lahan seluas sekitar 4 hektare di Desa Sukasirna, yang merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Desa Sukasirna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Karya Mandiri, dengan dukungan alokasi Dana Desa tahun anggaran 2025.

Dalam keterangannya, AKBP Samian menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari gerakan besar di tingkat nasional. “Program penanaman jagung ini adalah bagian dari gerakan nasional. Kebetulan di Sukabumi dilaksanakan di Desa Sukasirna. Kita harapkan kegiatan ini bisa membangun habit baru masyarakat dan kelompok tani untuk terus bercocok tanam,” ujar Kapolres Samian.

Kapolres Samian menyoroti peran penting jagung sebagai komoditas strategis. Jagung, kata beliau, memiliki kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak dan sumber protein hewani, yang secara langsung mendukung stabilitas ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut, untuk memberikan rasa aman dan stimulasi bagi petani, AKBP Samian memastikan adanya dukungan kebijakan dari pemerintah terkait harga panen. “Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan agar hasil panen jagung petani diserap dengan harga yang baik. Harga di tingkat petani sekitar Rp5.500 per kilogram, sementara di gudang Bulog mencapai Rp6.400. Ini menjadi stimulus agar petani tidak bingung saat panen melimpah,” jelasnya, menjamin petani akan memperoleh keuntungan yang layak.

Kepala Desa Sukasirna, Riswandi, menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan bahwa program penanaman jagung ini merupakan langkah awal untuk mengoptimalkan lahan-lahan yang sebelumnya belum termanfaatkan. Lahan yang digunakan merupakan milik warga, Bapak Agus, yang dikelola melalui kerja sama apik antara pemerintah desa dan kelompok tani setempat.

“Kami ingin masyarakat bisa memanfaatkan lahan kosong untuk bertani. Selain meningkatkan penghasilan warga, juga dapat memperkuat ekonomi desa dan mendukung program pemerintah tentang swasembada pangan,” tutur Riswandi.

Program ketahanan pangan di Desa Sukasirna ini diharapkan menjadi pilot project keberhasilan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, BUMDes, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan, dimulai dari tingkat lokal menuju capaian swasembada nasional.(*)

 


Reporter: Mardi

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi