Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Jan 2026 18:05 WIB

Tinjau Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo: Kita Habis-habisan Bantu Rakyat


					Subianto, memberikan arahan teknis kepada jajarannya saat meninjau langsung progres pembangunan Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Presiden menekankan pentingnya kualitas hunian bagi warga terdampak bencana. Perbesar

Subianto, memberikan arahan teknis kepada jajarannya saat meninjau langsung progres pembangunan Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Presiden menekankan pentingnya kualitas hunian bagi warga terdampak bencana.

JENTERANEWS.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani dampak pascabencana secara totalitas dan menyeluruh. Penegasan ini disampaikan Kepala Negara saat meninjau langsung progres pembangunan Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Dalam kunjungan kerja awal tahun tersebut, Presiden mengapresiasi kolaborasi cepat antara pemerintah pusat, daerah, dan unsur TNI/Polri dalam memulihkan kondisi masyarakat terdampak.

Dalam rapat terbatas usai peninjauan, Presiden Prabowo menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para petugas lapangan dan prajurit yang telah bekerja tak kenal lelah.

“Petugas-petugas kita di lapangan, prajurit-prajurit kita di mana-mana, saya sampaikan apresiasi. Semua Kementerian/Lembaga (K/L) harus menilai anak buahnya yang berbuat baik, segera dicatat agar nanti kita beri penghormatan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah meringankan penderitaan rakyat. Ia memastikan ketersediaan anggaran yang memadai untuk penanganan bencana, mulai dari fase darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Saudara-saudara, kita memandang ini sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi ini,” tegasnya.

Presiden secara khusus menyoroti kinerja Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara) yang berhasil membangun hunian dalam waktu singkat. Meski demikian, Presiden yang dikenal detail ini memberikan masukan teknis terkait kenyamanan termal hunian, mengingat iklim tropis Indonesia.

Ia menyarankan solusi sederhana namun efektif untuk meredam panas pada atap seng dengan memanfaatkan material lokal yang terjangkau.

“Solusinya mungkin dari bahan-bahan lokal, anyaman, ijuk, atau tekstil yang dilapisi di bawah seng. Tidak perlu bahan mahal. Kreativitas orang-orang lapangan sangat diperlukan di sini,” imbau Presiden.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo meminta BPI Danantara memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Pemerintah Daerah setempat. Hal ini krusial untuk memastikan sumber daya tersalurkan tepat sasaran dan menghindari duplikasi pekerjaan.

“Yang penting koordinasi ketat. Tanya Pemda, tanya Gubernur, tanya Bupati di mana titik yang paling membutuhkan. Supaya resource kita benar-benar bermanfaat, tidak tumpang tindih, dan tidak mubazir. Semuanya harus diarahkan segera untuk membantu rakyat kita,” pungkas Presiden.

Kunjungan ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat Aceh Tamiang, sekaligus memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan optimal dan menyentuh kebutuhan mendasar warga.(*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi