Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Feb 2025 17:52 WIB

Tragedi di Pantai Geopark Ciletuh: Satu Pemancing Ditemukan Tewas, Pencarian Korban Lain Terus Dilakukan


					Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang hilang di Pantai Geopark Ciletuh, Sukabumi. Upaya pencarian terus dilakukan melalui laut dan udara Perbesar

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang hilang di Pantai Geopark Ciletuh, Sukabumi. Upaya pencarian terus dilakukan melalui laut dan udara

JENTERANEWS.com – Ombak tinggi di Pantai Geopark Ciletuh, Karang Jajar, Desa Girimukti, Sukabumi, pada Rabu (19/2) sore, telah merenggut nyawa dua pemancing. Wandi (20) ditemukan tewas pada Kamis (20/2) pagi, sementara Erik (28) masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, ketika Wandi dan Erik, yang sedang asyik memancing, tiba-tiba dihantam gelombang tinggi. Keduanya terhempas ke laut dan hilang dari pandangan.

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari berbagai unsur seperti Pos SAR Sukabumi, Polsek Ciemas, Koramil Ciemas, dan lainnya, segera bergerak setelah menerima laporan kejadian. Pencarian dilakukan dengan dua metode: penyisiran laut menggunakan perahu nelayan hingga 2 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian, dan pencarian udara menggunakan drone dengan jangkauan 200 meter.

“Kami terus mengerahkan segala upaya dalam pencarian korban yang masih hilang, baik melalui pencarian di laut maupun udara,” kata Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini. “Kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan operasi berjalan maksimal.”

Hingga petang ini, upaya pencarian masih terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil. Keluarga korban terus menunggu dengan cemas, berharap ada keajaiban dan Erik dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengunjung pantai untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya gelombang tinggi. Ikuti imbauan dan arahan dari petugas pantai, serta jangan memancing atau beraktivitas di area yang berbahaya.

Solidaritas dan kerja sama tim SAR gabungan patut diapresiasi. Mereka terus berupaya tanpa lelah untuk menemukan korban, meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.(*)

Laporan: Aris Jampang

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Soroti Potensi Pemuda, DPRD Sukabumi Dorong GP Ansor Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

8 Februari 2026 - 17:51 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sukabumi Masa Khidmat 2025–2029, Sabtu (7/2/2026). Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dadang Hermawan, menilai momentum ini sebagai titik tolak strategis bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Ramadan 1447 H, BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terus Berlanjut: Terapkan 4 Mekanisme Khusus

8 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan keterangan pers terkait mekanisme program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Reses DPRD Kabupaten Sukabumi: Loka Tresnajaya Gagas Digitalisasi UMKM di Manggis Hilir

8 Februari 2026 - 15:28 WIB

H. M. Loka Tresnajaya berdialog dengan warga Desa Benda saat pelaksanaan reses, Rabu (4/2/2026). Legislator Partai Golkar ini mendorong warga untuk tidak hanya memproduksi, tetapi juga ahli memasarkan produk lokal.

PETAKA SENAPAN ANGIN: Bocah 6 Tahun di Sukabumi Kritis Tertembak Ayah Tiri, Polisi Bergerak Cepat

8 Februari 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Atlet Sukabumi Berlaga di Bupati Cup 2026, Asep Japar: Ajang Silaturahmi dan Cetak Bibit Juara

7 Februari 2026 - 17:56 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memberikan sambutan pada acara pembukaan Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 yang diselenggarakan di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Turnamen ini diikuti oleh ratusan atlet sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan prestasi.

Hujan Deras Picu Luapan Air, Pemukiman dan Mushola di Pamuruyan Cibadak Terendam Banjir

7 Februari 2026 - 17:49 WIB

Petugas P2BK Kecamatan Cibadak saat melakukan asesmen di lokasi banjir yang merendam pemukiman warga di Kampung Panagan, Desa Pamuruyan, Sabtu (7/2/2026).
Trending di Sukabumi