Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Jan 2026 10:20 WIB

Tragedi Pantai Goa Langir: Terseret Arus 75 KM, Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tak Bernyawa di Sukabumi


					Petugas SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah Salman Abdul Latif (20) ke dalam ambulans Desa Pangumbahan di kawasan Pantai Cibuaya, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (20/1/2026) malam. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus laut sejauh 75 kilometer dari lokasi awal kejadian di Pantai Goa Langir, Kabupaten Lebak, Banten. Perbesar

Petugas SAR gabungan bersama warga mengevakuasi jenazah Salman Abdul Latif (20) ke dalam ambulans Desa Pangumbahan di kawasan Pantai Cibuaya, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (20/1/2026) malam. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus laut sejauh 75 kilometer dari lokasi awal kejadian di Pantai Goa Langir, Kabupaten Lebak, Banten.

JENTERANEWS.com – Operasi pencarian intensif terhadap seorang wisatawan asal Jakarta Timur yang hilang di perairan Banten akhirnya menemukan titik terang, namun berakhir duka. Setelah empat hari dinyatakan hilang terseret ombak di Pantai Goa Langir, Kabupaten Lebak, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (20/1/2026).

Tubuh korban terbawa arus laut selatan yang ekstrem hingga sejauh 75 kilometer dan ditemukan terdampar di wilayah perairan Sukabumi, Jawa Barat.

Penemuan jasad korban bermula dari laporan warga di sekitar Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Pada Selasa petang sekitar pukul 17.00 WIB, warga melihat sesosok tubuh dalam posisi telentang yang terombang-ambing di permukaan laut kawasan Ujung Genteng.

Setelah dilakukan proses identifikasi, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat berwisata di Pantai Goa Langir, Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (17/1/2026) pagi.

Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Ia menyatakan bahwa ciri-ciri fisik jenazah yang ditemukan di Sukabumi cocok dengan data korban yang sedang dicari oleh tim SAR gabungan di Banten.

“Benar, jasad korban wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Goa Langir telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan terjadi di wilayah Pantai Cibuaya, kawasan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi,” ujar Erwin saat dihubungi pada Rabu (21/1/2026).

Peristiwa ini menyoroti betapa kuatnya arus perairan laut selatan Jawa. Jarak penemuan jenazah yang mencapai puluhan kilometer dari lokasi kejadian awal (Point Last Seen) mengejutkan banyak pihak. Erwin menjelaskan bahwa fenomena ini menunjukkan karakteristik arus bawah laut yang sangat kuat di sepanjang pesisir selatan Banten hingga Jawa Barat.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polsek Bayah, Koramil Bayah, Basarnas Banten, dan Balawista sebelumnya telah menyisir area Pantai Goa Langir dan sekitarnya melalui jalur darat maupun laut. Namun, kuatnya arus membawa korban keluar jauh dari radius pencarian awal.

Dengan ditemukannya jenazah Salman Abdul Latif, operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur keselamatan resmi dihentikan. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju Bogor untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata pantai selatan. Pihak berwenang kembali mengimbau agar pengunjung selalu waspada, mematuhi rambu-rambu zona bahaya, dan mengikuti arahan petugas lapangan, mengingat kondisi gelombang tinggi dan arus yang tidak dapat diprediksi.(*)


Laporan: Rudi


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca