Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 11:16 WIB

Ciemas Diterjang Banjir dan Longsor, Kapolsek Imbau Warga Waspada


					Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, S.H., M.H., memimpin monitoring lokasi banjir dan longsor. Perbesar

Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, S.H., M.H., memimpin monitoring lokasi banjir dan longsor.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (6/3) sore, menyebabkan banjir dan longsor di beberapa titik. Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, S.H., M.H., langsung turun tangan memimpin monitoring dan penanganan bencana tersebut.

“Hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 16.00 WIB kemarin, mengakibatkan kenaikan debit air Sungai Ciemas sekitar pukul 23.30 WIB,” ungkap AKP Deni pada Jumat (7/3) pagi. “Akibatnya, akses lalu lintas di sekitar Pasar Ciemas tergenang air setinggi kurang lebih 40 cm.”

Meskipun sempat menggenangi jalan, banjir tersebut tidak sampai memutus akses transportasi. Kendaraan roda empat dan roda dua masih dapat melintas, meskipun dengan sedikit kesulitan. Saat ini, air sudah surut, namun material lumpur masih menutupi sebagian jalan.

Selain banjir, beberapa titik longsor juga terjadi di wilayah tersebut. Material longsor menutupi akses jalan, menghambat aktivitas warga.

“Untuk sementara, tidak ada laporan korban luka maupun jiwa akibat bencana ini,” jelas AKP Deni. “Namun, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.”

Kapolsek Ciemas dan jajarannya telah berkoordinasi dengan Forkopimcam, Pemdes, P2BK Kecamatan, dan Dinas PU untuk penanganan lebih lanjut. Evakuasi material longsor sedang dilakukan dengan peralatan seadanya.

“Kami terkendala jaringan internet dan listrik padam, sehingga komunikasi dan koordinasi sedikit terhambat,” tutur AKP Deni. “Namun, kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi situasi ini.”

AKP Deni juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan potensi bencana di sekitar tempat tinggal. “Laporkan segera kepada aparat terdekat agar kami bisa segera mengambil tindakan,” tegasnya.(*)

Laporan: Aris Jampang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cuaca Buruk di Sukabumi, Puluhan Warga Terdampak Bencana

30 September 2026 - 21:41 WIB

Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Cicurug Sukabumi, Fasilitas SMPN 2 Rusak Parah

30 September 2026 - 19:37 WIB

Kondisi halaman SMPN 2 Cicurug yang berantakan dengan puing-puing berserakan setelah diterjang hujan deras dan angin puting beliung pada Rabu (30/9/2026). Tampak ring basket di sebelah kiri dan tanah yang basah becek.

DPRD Kabupaten Sukabumi Paripurnakan Raperda APBD 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Rp4,24 Triliun

30 September 2026 - 18:15 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (kiri), Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali (tengah), dan Wakil Ketua I DPRD Yudha Sukmagara (kanan) menghadiri Rapat Paripurna Raperda APBD 2027 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (30/9/2026).

Resmi Bertugas, Kapolsek Sagaranten Ajak Stakeholder dan Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas

30 September 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Sagaranten, Sugiarto, S.I.P., M.M., saat memberikan imbauan kamtibmas dan mengajak sinergi seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Sagaranten.

Kebakaran Kebun Jati Seluas 1 Hektare Ancam Pemukiman Warga di Simpenan Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Manual

29 September 2026 - 23:33 WIB

Kobaran api melalap kebun jati di Kampung Bojongkopo, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Selasa (29/9/2026) malam.

Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan, JWI Sukabumi Raya Minta Disdik dan BKPSDM Tindak Tegas Oknum Guru

29 September 2026 - 22:22 WIB

Foto ilustrasi AI
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca