Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi · 24 Mar 2025 11:44 WIB

Sukabumi Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Idulfitri, Harga Cabai Masih Pedas


					Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama jajaran Forkopimda memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Gudang, Sukabumi, Jumat (21/3/2025), menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H. Perbesar

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama jajaran Forkopimda memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Gudang, Sukabumi, Jumat (21/3/2025), menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

JENTERANEWS.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan ketersediaan dan pasokan Bahan Pokok Penting (Bapokting) dalam kondisi aman dan terkendali. Namun, beberapa komoditas seperti cabai rawit masih menunjukkan harga yang “pedas”, bertahan di angka Rp100 ribu per kilogram selama tiga bulan terakhir.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama jajaran Forkopimda, turun langsung ke Pasar Gudang untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok. Hasilnya, meskipun ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, secara umum stok bahan pokok di Sukabumi dalam kondisi aman.

“Alhamdulillah, harga di Kota Sukabumi masih terbilang stabil. Memang ada kenaikan, seperti cabai rawit yang masih bertahan di harga Rp100 ribu per kg selama tiga bulan terakhir. Cabai merah juga mengalami kenaikan, tapi masih dalam batas normal,” ujar Ayep Zaki usai melakukan monitoring di Pasar Gudang, Jumat (21/3/2025).

Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih dan bawang merah, masing-masing naik sekitar Rp2.000 per kg. Namun, harga bahan pangan lain seperti daging sapi, beras, minyak goreng, telur, dan daging ayam masih stabil.

“Khusus Minyakita, mungkin karena ada pengurangan volume sehingga sudah satu minggu tidak ada pasokan. Namun yang pasti, bahwa stok bahan pokok menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman,” tegas Ayep.

Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk terus mengawal distribusi pangan agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu lonjakan harga. “Ini menjadi tanggung jawab saya sebagai Wali Kota Sukabumi untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok,” tambahnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Agus Wawan, menyatakan pihaknya akan lebih intensif melakukan monitoring ke pasar tradisional dan modern. “Cabai, bawang merah, putih, bombay, daging ayam, sapi, dan beras memang langganan alami kenaikan harga setiap menghadapi lebaran. Tapi, Insya Allah ketersediaan semua bahan pokok aman hingga H-1 Idul Fitri,” ungkapnya.

Berdasarkan data monitoring per 21 Maret 2025, harga beras Ciherang Cianjur I Rp15 ribu per kg, daging sapi Rp130 ribu per kg, gula pasir Rp20 ribu per kg, dan cabai rawit merah Rp100 ribu per kg.

“Kami terus lakukan pemantauan setiap harinya, untuk mengetahui perkembangan bahan pokok ke depan,” pungkas Agus.

Dengan langkah-langkah proaktif ini, Pemkot Sukabumi berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Tren Musiman dan Rekam Jejak Panjang Virus yang Terus Berevolusi

3 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Petaka Jalur Purabaya: Pick Up Melenceng Hantam Honda Beat, Pelajar Luka Parah di Kepala!

3 Oktober 2026 - 17:28 WIB

TABRAKAN DI PURABAYA: Warga di Jalan Raya Purabaya-Sukabumi berusaha memberikan pertolongan pertama kepada Abi Akila (16), seorang pelajar yang tergeletak di aspal setelah sepeda motor Honda Beat miliknya (F 3412 UCL) bertabrakan dan terjepit di bawah bumper depan Mitsubishi Colt T120 SS Pick Up (F 8914 UW), Sabtu (3/10/2026). Plat nomor sepeda motor terlihat jelas di lokasi kejadian.

Nahas! Main HP Berujung Maut di Jembatan Kereta Cipelang

3 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Anggota Polsek Warudoyong dan petugas forensik memeriksa lokasi penemuan mayat pria berinisial S (25) di aliran Sungai Cipelang, Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Korban diduga melompat atau terjatuh dari jembatan kereta api di atas lokasi temuan.

Polemik Prosedur Distribusi BBM Nelayan Berujung Tegang, Polisi Pastikan SPBN Cikahuripan Kembali Kondusif

3 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Sejumlah orang yang terdiri dari warga, pembeli, dan pihak terkait tampak berkumpul di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) malam. Kerumunan tersebut terjadi menyusul insiden adu mulut antara rombongan media dan petugas SPBN yang dipicu oleh miskomunikasi terkait regulasi distribusi BBM menggunakan jerigen plastik untuk nelayan.

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nahas, Pelajar SMKN 1 Cibadak Hilang Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Palabuhanratu

3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca