Menu

Mode Gelap

Hukum · 27 Mar 2025 18:28 WIB

Aksi Unjuk Rasa Memanas di Sukabumi: Massa “SUKABUMI MELAWAN” Tuntut Pertanggungjawaban Polisi dan Pencopotan Kapolres


					Para demonstran yang tergabung dalam Perbesar

Para demonstran yang tergabung dalam "SUKABUMI MELAWAN" meneriakkan yel-yel tuntutan di depan gerbang Mapolres Sukabumi Kota, mendesak pertanggungjawaban polisi atas insiden sebelumnya.

JENTERANEWS.com– Suasana di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sukabumi Kota memanas sore ini, Kamis (27/03), seiring dengan aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa yang tergabung dalam gerakan “SUKABUMI MELAWAN”. Aksi yang dimulai pada pukul 16.53 WIB ini merupakan bentuk protes keras terhadap dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh anggota kepolisian Polres Sukabumi Kota dalam penanganan demonstrasi sebelumnya.

Dari pantauan di lokasi, terlihat jelas kerumunan massa aksi yang berkumpul tepat di depan gerbang utama Mapolres. Mereka dengan lantang meneriakkan yel-yel yang mengecam tindakan aparat kepolisian, dengan tuntutan utama agar Kapolres Sukabumi Kota segera diganti dari jabatannya.

“Copot Kapolres! Copot Kapolres sekarang juga!” seru massa aksi dengan nada tinggi dan penuh semangat, menyampaikan kekecewaan mereka.

Selain menuntut agar Kapolres dicopot, para pengunjuk rasa juga menyampaikan kemarahan atas tindakan represif yang mereka nilai telah menyebabkan sejumlah demonstran mengalami luka-luka dan membutuhkan perawatan medis di rumah sakit. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk bertanggung jawab atas insiden yang terjadi tersebut.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian terkait aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung. Namun, situasi di depan Mapolres Sukabumi Kota terpantau ramai oleh kehadiran para demonstran, meskipun secara umum masih terkendali. Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan bahwa perwakilan dari massa aksi tengah melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian untuk mencari penyelesaian atas tuntutan yang mereka sampaikan. Perkembangan situasi ini akan terus dipantau dan dilaporkan lebih lanjut.(*)

Laporan: Denny Nurman


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lahan Kebun Bambu Seluas 1 Hektar di Pabuaran Sukabumi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan

23 September 2026 - 20:01 WIB

Petugas Damkar

Dugaan Penguasaan Alsintan Viral di Medsos, Petani Milenial Sukabumi Minta Pemkab Turun Tangan

23 September 2026 - 19:25 WIB

Tangkapan layar dari video viral di TikTok menunjukkan seorang perwakilan petani milenial Sukabumi menyampaikan permohonan terbuka kepada Bupati dan Kepala Dinas Pertanian Sukabumi.

Kebun Bambu Sinarbentang Terbakar Siang Bolong, Tim Gabungan Jinakkan Api

23 September 2026 - 16:18 WIB

Sisa kepulan asap dan lahan bambu yang menghitam pasca-kebakaran di Kampung Cibodas, Desa Sinarbentang, Sagaranten, Sukabumi, Rabu (23/9/2026).

Peras Ketua Kelompok Tani Berkedok LSM KPK, Dua Pria di Sukabumi Ditetapkan Sebagai Tersangka

23 September 2026 - 16:04 WIB

Barang bukti berupa lencana 'KPK' palsu dan sejumlah kartu identitas yang disita Satreskrim Polres Sukabumi dari dua tersangka pemerasan berkedok anggota LSM terhadap ketua kelompok tani di Kabupaten Sukabumi. Di latar belakang tampak suasana ruang pemeriksaan di Mapolres Sukabumi.

Ulah Anak-Anak Bermain Petasan Picu Kebakaran Lahan di Cidadap Sukabumi

23 September 2026 - 15:32 WIB

Situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melibatkan rumpun bambu di wilayah Cidadap, Sukabumi, Rabu (23/9). Api yang dipicu oleh petasan yang dilempar ke vegetasi ini berhasil dikendalikan oleh tim gabungan P2BK dan masyarakat dalam waktu satu jam.

Bentrok Mediasi Ormas di Sukalarang Berujung Pemb4c*kan, Polisi Amankan Lima Orang

23 September 2026 - 15:23 WIB

Detik-detik konfrontasi fisik antara sekelompok pria terekam kamera. Seorang pria terlihat mengangkat benda tumpul.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca