Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Sep 2026 21:41 WIB

Cuaca Buruk di Sukabumi, Puluhan Warga Terdampak Bencana


					Cuaca Buruk di Sukabumi, Puluhan Warga Terdampak Bencana Perbesar

JENTERANEWS.com — Hujan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dan cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Selasa (29/9/2026) hingga Rabu (30/9/2026). Rangkaian peristiwa tersebut memicu berbagai bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang menimpa pemukiman serta menutup akses jalan warga di Kecamatan Parungkuda, Cicurug, Sukaraja, dan Cikidang.

Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, dampak terjangan cuaca buruk merusak sejumlah bangunan rumah warga serta infrastruktur desa.

Pohon Tumbang dan Atap Rumah Terbawa Angin di Parungkuda dan Cicurug

Di Kecamatan Parungkuda, angin kencang yang menyertai hujan deras pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 15.10 WIB menyebabkan empat pohon tumbang dan menutup jalan desa di Kp. Ciutara, Desa Pondokkaso Landeuh, serta Desa Bojongkokosan. Selain menutup akses jalan, tiupan angin kencang juga merobohkan atap satu unit rumah warga. Peristiwa ini berdampak pada satu keluarga yang terdiri dari 10 jiwa.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda bersama tim gabungan dari Damkar Pos IV, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan, dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi batang pohon sehingga arus lalu lintas desa kembali normal.

Sementara itu, di Kecamatan Cicurug, cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu dini hari pukul 01.30 WIB merusak bagian kanopi (awning) rumah milik warga bernama Ibu Rumsih di Kp. Asgora RT 04/01, Desa Nyangkowek. Tiupan angin kencang merobohkan struktur kanopi tersebut dan mengancam keselamatan dua jiwa penghuni rumah. Jajaran Forkopimcam Cicurug, termasuk Camat dan Sekmat, turun langsung ke lokasi untuk mendampingi proses penilaian dampak bencana.

Banjir Luapan dan Rumah Tertimpa Pohon di Sukaraja dan Cikidang

Bencana juga dilaporkan terjadi pada Selasa malam (29/9/2026). Di Kp. Cimuncang Pasir Kambing, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, hujan deras memicu longsoran material dan merobohkan TPT (Tembok Penahan Tanah). Material longsor tersebut menyumbat gorong-gorong saluran air hingga meluap dan merendam tujuh rumah warga sekitar pukul 19.00 WIB. Unsur P2BK Kebonpedes, Tagana, TNI-Polri, dan warga bergotong royong membersihkan material sumbatan. Saat ini, luapan air dilaporkan telah surut sepenuhnya.

Di lokasi terpisah, sebuah rumah di Kp. Mangrod RT 17/02, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon besar akibat hujan dan angin kencang pada Selasa pukul 18.25 WIB. Insiden ini memaksa satu keluarga berisi empat jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena kondisi bangunan belum memungkinkan untuk dihuni kembali.

Kebutuhan Mendesak dan Imbauan Waspada

Hingga Rabu malam, tim Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi masih melakukan kaji cepat terkait total nilai kerugian materiil akibat rentetan bencana ini. Kebutuhan logistik mendesak berupa terpal dan material bangunan sangat dibutuhkan oleh warga terdampak di Kecamatan Parungkuda dan Cikidang untuk perbaikan darurat.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat Kabupaten Sukabumi agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut selama musim penghujan, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan rawan longsor dan sekitar pohon berukuran besar.(*)

Sumber: @dk
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Cicurug Sukabumi, Fasilitas SMPN 2 Rusak Parah

30 September 2026 - 19:37 WIB

Kondisi halaman SMPN 2 Cicurug yang berantakan dengan puing-puing berserakan setelah diterjang hujan deras dan angin puting beliung pada Rabu (30/9/2026). Tampak ring basket di sebelah kiri dan tanah yang basah becek.

DPRD Kabupaten Sukabumi Paripurnakan Raperda APBD 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Rp4,24 Triliun

30 September 2026 - 18:15 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (kiri), Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali (tengah), dan Wakil Ketua I DPRD Yudha Sukmagara (kanan) menghadiri Rapat Paripurna Raperda APBD 2027 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (30/9/2026).

Resmi Bertugas, Kapolsek Sagaranten Ajak Stakeholder dan Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas

30 September 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Sagaranten, Sugiarto, S.I.P., M.M., saat memberikan imbauan kamtibmas dan mengajak sinergi seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Sagaranten.

Kebakaran Kebun Jati Seluas 1 Hektare Ancam Pemukiman Warga di Simpenan Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Manual

29 September 2026 - 23:33 WIB

Kobaran api melalap kebun jati di Kampung Bojongkopo, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Selasa (29/9/2026) malam.

Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan, JWI Sukabumi Raya Minta Disdik dan BKPSDM Tindak Tegas Oknum Guru

29 September 2026 - 22:22 WIB

Foto ilustrasi AI

Diduga Hirup Gas Beracun, Warga Nagrak Sukabumi Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur

29 September 2026 - 18:52 WIB

Proses evakuasi korban terjatuh ke dalam sumur oleh tim human rescue Damkarmat Kabupaten Sukabumi di Desa Nagrak Selatan, Selasa (29/9/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca