Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Feb 2026 22:27 WIB

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan


					Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas. Perbesar

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

JENTERANEWS.com – Kondisi infrastruktur pendidikan di pelosok Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan. Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur yang terletak di Kampung Ciwalat, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran, dilaporkan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Sebagian besar ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan berat yang mengancam keselamatan dan kenyamanan sekitar 80 siswa.

Para siswa MIS Cicayur tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah atap yang rusak parah. Terlihat struktur atap yang bolong dan hanya ditopang bambu seadanya, membuat ruang kelas rawan bocor saat hujan dan mengancam keselamatan warga sekolah.

Para siswa MIS Cicayur tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah atap yang rusak parah. Terlihat struktur atap yang bolong dan hanya ditopang bambu seadanya, membuat ruang kelas rawan bocor saat hujan dan mengancam keselamatan warga sekolah.

Fasilitas pendidikan yang terdiri dari empat ruang kelas, satu kantor, dan satu gudang ini dilaporkan sudah tidak memadai. Kerusakan paling signifikan terlihat pada:

  • Atap Bangunan: Mengalami kebocoran di berbagai titik yang mengganggu proses belajar saat hujan.

  • Struktur Dinding: Terdapat retakan luas yang mengkhawatirkan pada dinding gedung.

  • Lantai Kelas: Sebagian besar ruang belajar belum memiliki keramik. Khusus untuk ruang kelas satu dan dua, kondisi lantai masih berupa plesteran semen kasar.

Demi menjaga keberlangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), para guru di MIS Cicayur dikabarkan harus menyisihkan dana pribadi untuk melakukan perbaikan darurat seadanya.

Camat Pabuaran, Ali Murtado, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi fisik bangunan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan telah bergerak untuk mengomunikasikan masalah ini ke tingkat kabupaten.

“Kami sudah sampaikan laporan kepada Pak Sekda secara lisan dan melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama melalui KUA. Informasi dari Kepala MI menyebutkan sudah ada kunjungan lokasi dari Kemenag,” ujar Ali Murtado.

Lebih lanjut, Ali menambahkan bahwa aspirasi mengenai perbaikan MIS Cicayur juga telah disampaikan dalam agenda reses anggota DPRD Kabupaten Sukabumi. Ia berharap ada dukungan kolektif dari berbagai pemangku kepentingan agar rehabilitasi gedung dapat segera terealisasi.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Seksi Mapenda Kantor Kementerian Agama (Kandepag) Kabupaten Sukabumi, Maman Hidayat, mengklarifikasi bahwa pihaknya telah lama mendata dan mengajukan usulan rehabilitasi untuk MIS Cicayur.

“Terkait kondisi bangunan tersebut sudah diajukan untuk rehabilitasi. Bahkan sebelum viral juga sudah beberapa upaya dilakukan, mulai dari pendataan dan upaya lainnya,” jelas Maman.

Maman mengakui bahwa jumlah madrasah yang memerlukan bantuan perbaikan di wilayah Kabupaten Sukabumi memang tergolong banyak. Namun, ia berharap perhatian publik yang meluas terhadap MIS Cicayur dapat mempercepat turunnya bantuan.

“Mudah-mudahan hikmah viral beritanya menjadi jalan agar bantuan segera turun dari sumber mana saja. Insyaallah berkah,” pungkasnya dalam dialek Sunda yang kental.

Hingga saat ini, pihak sekolah dan warga setempat masih menunggu kepastian jadwal renovasi. Keamanan dan keselamatan siswa menjadi urgensi utama, mengingat bangunan yang terus tergerus kerusakan seiring berjalannya waktu.(*)


Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)

Resmikan Sejumlah Infrastruktur Strategis, Bupati Sukabumi Tekankan Optimalisasi Layanan Publik

9 Februari 2026 - 21:04 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, berdialog dengan para petugas pelayanan publik usai meresmikan Kantor Kecamatan Warungkiara, Senin (9/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan agar infrastruktur baru dapat mendorong peningkatan kualitas dan kenyamanan pelayanan bagi masyarakat.

Reses di Sagaranten, Lugi Septiandi Herman Fokus Serap Aspirasi Ekonomi dan Pertanian di Dapil 5 Sukabumi

9 Februari 2026 - 19:11 WIB

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Lugi Septiandi Herman (tengah, memegang mik), saat berdialog langsung dengan konstituen dalam agenda Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 di Dapil 5. Dalam kesempatan ini, Lugi fokus menampung usulan masyarakat terkait sektor ekonomi dan pertanian.

Soroti Potensi Pemuda, DPRD Sukabumi Dorong GP Ansor Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

8 Februari 2026 - 17:51 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sukabumi Masa Khidmat 2025–2029, Sabtu (7/2/2026). Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dadang Hermawan, menilai momentum ini sebagai titik tolak strategis bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Ramadan 1447 H, BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terus Berlanjut: Terapkan 4 Mekanisme Khusus

8 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan keterangan pers terkait mekanisme program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Reses DPRD Kabupaten Sukabumi: Loka Tresnajaya Gagas Digitalisasi UMKM di Manggis Hilir

8 Februari 2026 - 15:28 WIB

H. M. Loka Tresnajaya berdialog dengan warga Desa Benda saat pelaksanaan reses, Rabu (4/2/2026). Legislator Partai Golkar ini mendorong warga untuk tidak hanya memproduksi, tetapi juga ahli memasarkan produk lokal.
Trending di Sukabumi