Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 12 Feb 2026 17:23 WIB

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

JENTERANEWS.com – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat memastikan keamanan pangan bagi masyarakat. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimcam Palabuhanratu, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026).

Sidak ini dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah daerah untuk memantau ketersediaan stok sekaligus mengendalikan stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting) di tengah tren peningkatan konsumsi masyarakat menjelang bulan puasa.

Dalam tinjauan langsung ke lapak-lapak pedagang, Bupati Asep Japar menaruh perhatian serius pada beberapa komoditas strategis, yakni beras, minyak goreng, dan daging ayam ras. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging ayam ras mencatatkan kenaikan paling signifikan, menyentuh angka Rp45.000 per kilogram.

Bupati menegaskan bahwa fluktuasi harga ini menjadi atensi khusus pemerintah daerah, mengingat daging ayam merupakan salah satu komoditas yang paling dicari warga saat munggahan dan selama Ramadan.

“Kami melihat ada kenaikan pada beberapa komoditas, terutama daging ayam. Ini menjadi perhatian serius karena menjelang Ramadan biasanya permintaan dari masyarakat umum pasti meningkat,” ujar Asep Japar di sela-sela kegiatan sidak.

Bupati Asep Japar memberikan analisis mendalam terkait pemicu kenaikan harga tersebut. Menurutnya, lonjakan harga ayam kali ini tidak hanya disebabkan oleh siklus tahunan jelang puasa, melainkan adanya persaingan pasokan yang ketat di tingkat distributor. Hal ini dipicu oleh tingginya kebutuhan bahan baku untuk mendukung realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Hari ini kebutuhan ayam bersaing dengan kebutuhan program MBG, sehingga terjadi kelangkaan pasokan. Ketika permintaan naik drastis sementara stok di distributor terbatas, harga pun ikut terdorong naik di pasaran,” jelasnya.

Meskipun harga ayam mengalami lonjakan, Bupati menyebutkan bahwa harga komoditas lain seperti minyak goreng dan beras relatif masih dalam batas wajar, kendati menunjukkan grafik yang fluktuatif.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang lebih ekstrem menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan segera mengambil langkah taktis. Asep Japar memastikan pihaknya akan berkoordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Perum Bulog dan para distributor besar.

“Kami akan melakukan langkah koordinatif, termasuk dengan Bulog dan distributor, agar tidak terjadi kenaikan signifikan menjelang puasa dan Lebaran. Mudah-mudahan harga bisa tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani,” pungkas Bupati.

Langkah cepat Pemkab Sukabumi ini diharapkan mampu meredam gejolak harga di pasar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibebani oleh inflasi harga pangan yang berlebihan.(*)


Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).

Viral Dugaan ‘Child Grooming’: Guru SD di Sukabumi Dikecam Akibat Konten Romantisasi Siswi

7 Februari 2026 - 11:29 WIB

Ruslandi (kiri), oknum guru SD di Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani proses klarifikasi terkait konten videonya bersama seorang siswi yang viral dan menuai kecaman publik di media sosial.
Trending di Laporan: Awang Ruswandi