Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 10 Mar 2025 15:19 WIB

Rumah Kosong di Sukabumi Ludes Terbakar, Warga Padamkan Api Secara Manual


					Kebakaran melanda rumah kosong di Sukabumi, Minggu (9/3/2025) malam. Warga memadamkan api secara manual. Perbesar

Kebakaran melanda rumah kosong di Sukabumi, Minggu (9/3/2025) malam. Warga memadamkan api secara manual.

JENTERANEWS.com – Kobaran api melahap sebuah rumah kosong di Kampung Pangadegan RT 17/08, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (9/3/2025) malam. Insiden yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, menghanguskan seluruh bangunan dalam waktu singkat.

Menurut Sudirman, Wakil Komandan Posko Damkar Parungkuda IV, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, warga sekitar menjadi saksi pertama dari peristiwa ini. “Warga melihat api mulai membesar dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RW dan Ketua RT setempat,” ungkap Sudirman.

Namun, upaya pemadaman mengalami kendala serius. “Ketika kami tiba, api sudah membesar dan sulit dikendalikan. Lokasi kejadian yang berada sekitar 400 meter dari jalan raya membuat unit pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau lokasi,” jelas Sudirman. Akibatnya, warga terpaksa memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya.

Dengan bantuan anggota Koramil Parungkuda, Polsek Parungkuda, serta Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan gotong royong warga dalam memadamkan api,” ujar Sudirman.

Rumah tersebut diketahui milik Titin (40 tahun), yang sedang tidak menempati rumah tersebut. “Syukurlah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Sudirman. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp25 juta.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman,” pesan Sudirman.(*)

Laporan: Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 154 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Satu Rumah Ludes Terbakar di Cikidang Sukabumi, Korban Butuh Bantuan Sembako dan Bahan Bangunan

4 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Puing-puing rumah pascakebakaran di Kp. Pangkalan, Desa Cikiray, Sukabumi, Minggu (4/10).

Nekat Habisi Nyawa Sang Profesor demi Bayar Utang, Pelarian ART Sukabumi Berakhir di Makassar

4 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Pelaku pembunuhan dosen di Sukabumi berinisial PAL (jongkok) berhasil dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel di Makassar usai kabur dan menguras uang korban ratusan juta rupiah.

Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Tren Musiman dan Rekam Jejak Panjang Virus yang Terus Berevolusi

3 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Petaka Jalur Purabaya: Pick Up Melenceng Hantam Honda Beat, Pelajar Luka Parah di Kepala!

3 Oktober 2026 - 17:28 WIB

TABRAKAN DI PURABAYA: Warga di Jalan Raya Purabaya-Sukabumi berusaha memberikan pertolongan pertama kepada Abi Akila (16), seorang pelajar yang tergeletak di aspal setelah sepeda motor Honda Beat miliknya (F 3412 UCL) bertabrakan dan terjepit di bawah bumper depan Mitsubishi Colt T120 SS Pick Up (F 8914 UW), Sabtu (3/10/2026). Plat nomor sepeda motor terlihat jelas di lokasi kejadian.

Nahas! Main HP Berujung Maut di Jembatan Kereta Cipelang

3 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Anggota Polsek Warudoyong dan petugas forensik memeriksa lokasi penemuan mayat pria berinisial S (25) di aliran Sungai Cipelang, Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Korban diduga melompat atau terjatuh dari jembatan kereta api di atas lokasi temuan.

Polemik Prosedur Distribusi BBM Nelayan Berujung Tegang, Polisi Pastikan SPBN Cikahuripan Kembali Kondusif

3 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Sejumlah orang yang terdiri dari warga, pembeli, dan pihak terkait tampak berkumpul di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) malam. Kerumunan tersebut terjadi menyusul insiden adu mulut antara rombongan media dan petugas SPBN yang dipicu oleh miskomunikasi terkait regulasi distribusi BBM menggunakan jerigen plastik untuk nelayan.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca