Menu ✖

Mode Gelap

Hukum · 6 Mar 2025 15:36 WIB

Sukabumi Geger: Karyawan Dibegal, Ratusan Juta Raib, Korban Dibacok


					Jalan Taman Bahagia, Sukabumi, lokasi di mana seorang karyawan menjadi korban pembegalan dengan kerugian mencapai Rp 504 juta. Perbesar

Jalan Taman Bahagia, Sukabumi, lokasi di mana seorang karyawan menjadi korban pembegalan dengan kerugian mencapai Rp 504 juta.

JENTERANEWS.com – Aksi pembegalan sadis mengguncang Kota Sukabumi pada Selasa (4/3/2025) malam. Seorang karyawan PT Sinar Mitra berinisial E (46) menjadi korban keganasan pelaku yang merampas uang setoran rokok senilai Rp 504 juta. Tak hanya itu, korban juga mengalami luka bacok serius di bagian paha kanannya.

Peristiwa mencekam ini terjadi di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, sekitar pukul 19.30 WIB. Korban, yang baru saja mengambil uang setoran dari sebuah kios sembako di Caringin Ngumbang, Kelurahan Sukakarya, dipepet dan dianiaya oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat putih tanpa pelat nomor.

“Korban mengaku dibuntuti sejak keluar dari kios. Setibanya di lokasi kejadian, pelaku langsung menendang korban hingga terjatuh,” ungkap Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPTU Astuti Setyaningsih, Rabu (6/3/2025).

Setelah korban tersungkur, pelaku dengan cepat merampas tas ransel berisi uang ratusan juta dan sebuah ponsel milik korban. Tak puas dengan itu, pelaku juga membacok korban dengan senjata tajam, mengenai lengan dan paha korban.

“Pelaku membacokkan senjata tajam ke arah lengan sebelah kanan dan paha sebelah kiri korban,” jelas Astuti.

Akibat kejadian ini, korban mengalami dua luka bacok di paha kanan dan kehilangan uang serta ponselnya. Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya. Sejumlah saksi di lokasi kejadian telah kami periksa,” kata Astuti.

Kasus pembegalan ini tentu saja menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Sukabumi. Polisi mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, terutama saat membawa uang dalam jumlah besar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari membawa uang tunai dalam jumlah besar. Jika terpaksa, sebaiknya meminta pengawalan dari pihak berwajib,” ujar Astuti.

Polres Sukabumi Kota berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan.(*)

Laporan: Denny Nurman 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Satu Rumah Ludes Terbakar di Cikidang Sukabumi, Korban Butuh Bantuan Sembako dan Bahan Bangunan

4 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Puing-puing rumah pascakebakaran di Kp. Pangkalan, Desa Cikiray, Sukabumi, Minggu (4/10).

Nekat Habisi Nyawa Sang Profesor demi Bayar Utang, Pelarian ART Sukabumi Berakhir di Makassar

4 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Pelaku pembunuhan dosen di Sukabumi berinisial PAL (jongkok) berhasil dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel di Makassar usai kabur dan menguras uang korban ratusan juta rupiah.

Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Tren Musiman dan Rekam Jejak Panjang Virus yang Terus Berevolusi

3 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Petaka Jalur Purabaya: Pick Up Melenceng Hantam Honda Beat, Pelajar Luka Parah di Kepala!

3 Oktober 2026 - 17:28 WIB

TABRAKAN DI PURABAYA: Warga di Jalan Raya Purabaya-Sukabumi berusaha memberikan pertolongan pertama kepada Abi Akila (16), seorang pelajar yang tergeletak di aspal setelah sepeda motor Honda Beat miliknya (F 3412 UCL) bertabrakan dan terjepit di bawah bumper depan Mitsubishi Colt T120 SS Pick Up (F 8914 UW), Sabtu (3/10/2026). Plat nomor sepeda motor terlihat jelas di lokasi kejadian.

Nahas! Main HP Berujung Maut di Jembatan Kereta Cipelang

3 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Anggota Polsek Warudoyong dan petugas forensik memeriksa lokasi penemuan mayat pria berinisial S (25) di aliran Sungai Cipelang, Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Korban diduga melompat atau terjatuh dari jembatan kereta api di atas lokasi temuan.

Polemik Prosedur Distribusi BBM Nelayan Berujung Tegang, Polisi Pastikan SPBN Cikahuripan Kembali Kondusif

3 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Sejumlah orang yang terdiri dari warga, pembeli, dan pihak terkait tampak berkumpul di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 38.43301 Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (1/10/2026) malam. Kerumunan tersebut terjadi menyusul insiden adu mulut antara rombongan media dan petugas SPBN yang dipicu oleh miskomunikasi terkait regulasi distribusi BBM menggunakan jerigen plastik untuk nelayan.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca