Menu ✖

Mode Gelap

Kabar Daerah · 13 Mar 2025 12:07 WIB

Sukabumi Optimistis dengan Proyek RDF: Langkah Strategis Menuju Pengelolaan Sampah Berkelanjutan


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menghadiri pembahasan progres pembangunan dan kesiapan operasional Refuse Derived Fuel (RDF) di TPST Cimenteng, Rabu (12/03/2024). Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menghadiri pembahasan progres pembangunan dan kesiapan operasional Refuse Derived Fuel (RDF) di TPST Cimenteng, Rabu (12/03/2024).

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui proyek Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Cimenteng. Dalam acara pembahasan progres pembangunan dan kesiapan operasional RDF yang digelar di Bale Jayaniti Sukabumi, Bupati menyampaikan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks.

“Pengelolaan sampah bukan hanya sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Melalui teknologi RDF, kita berharap dapat mengurangi volume sampah secara signifikan dan mengubahnya menjadi sumber energi yang bermanfaat,” ujar Bupati.

Proyek RDF ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dengan PT Cahaya Yasa Cipta (CYC) Thailand, dengan dukungan dari SCG. Indra Leksono, General Manager Administration PT CYC, mengungkapkan bahwa progres pembangunan telah mencapai 90% dan saat ini sedang dalam tahap uji coba.

“Kami optimis proyek ini dapat beroperasi penuh dalam waktu dekat. Dengan kapasitas pengolahan sampah mencapai 220-230 ton per hari, kami yakin dapat memberikan kontribusi besar dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Sukabumi,” jelas Indra.

Teknologi RDF diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan sampah, mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif.

“Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari individu, kemudian menjadi gerakan kolektif. Kita harus mengubah paradigma bahwa sampah bukan lagi masalah, tetapi sumber daya yang dapat dimanfaatkan,” tegas Bupati.

Proyek RDF ini bukan hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi juga tentang mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Bupati berharap, dengan adanya fasilitas ini, Sukabumi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anak Korban Pembunuhan Profesor Petrus Pallangan Bantah Pengakuan Pelaku Soal Gaji Dimacetkan

5 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Tersangka PAL alias Agus (41) dikawal petugas kepolisian di Mapolsek Cibadak, Polres Sukabumi. Pengakuannya terkait gaji lima bulan yang tak dibayar dibantah keras oleh putri korban.

Pemkab Sukabumi Susun RDTR Cicurug dan Sukaraja untuk Dorong Investasi dan Penataan Ruang

5 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan sambutan dalam pembukaan FGD 1 RDTR dan Konsultasi Publik 1 KLHS untuk Wilayah Perencanaan Cicurug dan Sukaraja di Kecamatan Sukabumi, Senin (5/10/2026).

Peringati HUT Ke-81 TNI di Palabuhanratu, Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Penguatan Sinergi TNI dan Rakyat

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (kiri) menjabat tangan Dandim 0622 Letkol Inf Agung Ariwibowo usai menyerahkan tumpeng dalam syukuran HUT ke-81 TNI di Palabuhanratu.

Peringati HUT TNI ke-81, Kapolsek Purabaya Tegaskan Pentingnya Penguatan Sinergitas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kapolsek Purabaya Iptu Ruskan Hermawan memimpin apel pagi di halaman Mapolsek Purabaya, Sukabumi, Senin (5/10/2026).

Satu Rumah Ludes Terbakar di Cikidang Sukabumi, Korban Butuh Bantuan Sembako dan Bahan Bangunan

4 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Puing-puing rumah pascakebakaran di Kp. Pangkalan, Desa Cikiray, Sukabumi, Minggu (4/10).

Nekat Habisi Nyawa Sang Profesor demi Bayar Utang, Pelarian ART Sukabumi Berakhir di Makassar

4 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Pelaku pembunuhan dosen di Sukabumi berinisial PAL (jongkok) berhasil dibekuk Tim Resmob Polda Sulsel di Makassar usai kabur dan menguras uang korban ratusan juta rupiah.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca