Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Jul 2026 15:18 WIB

Bupati Sukabumi Minta APSI Jadi Motor Penggerak Kualitas Pembelajaran


					Bupati Sukabumi Melantik Pengurus APSI. Bupati Sukabumi, Bapak Asep Japar (kanan, memegang mikrofon), membacakan naskah pelantikan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2031 di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Senin (13/7). Perbesar

Bupati Sukabumi Melantik Pengurus APSI. Bupati Sukabumi, Bapak Asep Japar (kanan, memegang mikrofon), membacakan naskah pelantikan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2031 di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Senin (13/7).

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyediaan pendidikan yang bermutu. Terkait hal tersebut, ia meminta Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi agar mengambil peran strategis sebagai motor penggerak utama dalam peningkatan kualitas pembelajaran di wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Asep Japar saat menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus APSI Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2031. Acara yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan tersebut berlangsung di Gedung Negara Pendopo Sukabumi pada Senin (13/7).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Asjap ini menggarisbawahi pentingnya fungsi dan kedudukan pengawas dalam struktur pendidikan. Ia menyebut para pengawas sebagai instrumen vital dalam menjaga mutu pembelajaran.

“Sebagai pengawas, bapak dan ibu merupakan garda terdepan dalam memastikan standar mutu pendidikan terlaksana secara efektif di setiap satuan pendidikan,” ujar Asep Japar tegas.

Lebih lanjut, Asjap memaparkan bahwa pengawas sekolah memikul tanggung jawab krusial. Tidak hanya berfungsi sebagai pembina profesional, tetapi juga sebagai pendamping bagi kepala sekolah dan guru, fasilitator perubahan, motivator, sekaligus agen transformasi pendidikan. Oleh karena itu, jajaran pengurus APSI dituntut untuk selalu aktif, dinamis, inovatif, serta responsif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ia juga menyampaikan ajakan kepada jajaran pengurus APSI Kabupaten Sukabumi yang baru dilantik untuk bersinergi dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan rumusan kebijakan pendidikan yang berorientasi kuat pada peningkatan mutu layanan.

“Mari kita kuatkan budaya kolaborasi, dan APSI harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran,” imbuhnya.

Senada dengan Bupati, Ketua APSI Provinsi Jawa Barat, H. Ujang Syarip Hidayat, yang turut hadir dalam acara tersebut, turut menekankan pentingnya adaptasi teknologi. Ia mengingatkan para pengawas sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya di era digitalisasi saat ini. Menurutnya, memajukan dunia pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan pemahaman mendalam dari seluruh pemangku kepentingan.

Merespons arahan tersebut, Ketua APSI Kabupaten Sukabumi terpilih, Ahmad Yani, menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi bergerak maju. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan kompetensi para pengawas akan menjadi program prioritas utama di masa kepemimpinannya.

“Kami akan terus membangun soliditas, sinergi, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kompetensi pengawas. Seluruh program kerja ke depan akan kami selaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah agar dapat berjalan seiring sejalan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Ahmad Yani.(*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Selesai Diperbaiki dengan Konstruksi Besi, Jembatan Kamandoran Cibadak Kembali Beroperasi

13 Juli 2026 - 17:03 WIB

Camat Cibadak, didampingi petugas P2BK Kecamatan Cibadak, melakukan peninjauan akhir pada Jembatan Kamandoran yang baru selesai diperbaiki dengan konstruksi besi kokoh di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Senin (13/7/2026). Jembatan ini kini siap dibuka kembali dan digunakan sebagai akses vital masyarakat menuju jalan nasional.

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Anggota DPRD Sukabumi Apresiasi Pelestarian Budaya Lewat Lomba Tradisional di Polsek Ciemas

13 Juli 2026 - 16:55 WIB

Neng Evamawati Hidayana (kuning) menerima tumpeng dari anggota Bhayangkari (pink) pada HUT Bhayangkara ke-80 di Ciemas. Kehadiran keluarga anggota DPRD dalam acara Turnamen Bola Voli Piala Kapolsek Ciemas mencerminkan dukungan lintas lembaga dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPRD Sukabumi Dukung Penuh Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah (GAMAS) Guna Perkuat Karakter Generasi Bangsa

13 Juli 2026 - 16:49 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kiri), menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada salah satu orang tua murid dalam acara peluncuran Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah (GAMAS) di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). Tindakan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap inisiatif tersebut, yang bertujuan memperkuat peran keluarga dalam mendampingi pendidikan anak sejak dini.

Pekerja Terpeleset dan Terjatuh ke Sumur Sedalam 20 Meter di Cireunghas Sukabumi

13 Juli 2026 - 16:42 WIB

Sejumlah petugas gabungan dari P2BK Cireunghas dan Dinas Pemadam Kebakaran memeriksa kondisi lubang sumur sedalam 20 meter di rumah warga Kampung Cilangla, Cireunghas, Sukabumi, Minggu (12/7/2026).

Hanya Tersisa Baju Merah dan Kaos Hitam, Polisi Identifikasi Mayat Kerangka di Sagaranten

13 Juli 2026 - 15:53 WIB

Petugas kepolisian (pakaian Reserse dan Inafis) dibantu aparatur desa setempat melakukan identifikasi awal terhadap sesosok kerangka mayat di Sagaranten, Sukabumi.

Empat Hari Hilang, Pemuda Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai

13 Juli 2026 - 15:31 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Babinsa, P2BK, dan warga setempat saat mengevakuasi jasad Robi Ruliansah (31) dari aliran Sungai Cimunjul, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga yang pulang memancing.
Trending di Sukabumi